I Gede Budi Arta
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Problem Based Learning Berbantuan Konten Tiktok dalam Pembelajaran Geografi dan Implikasinya Terhadap Kemampuan Literasi Lingkungan Ni Kadek Bintang Cahyani; Ida Bagus Made Astawa; I Gede Budi Arta
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v6i1.97531

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingkat/kemampuan literasi lingkungan siswa masih terkategorikan rendah yang dibuktikan dengan sikap siswa yang dominan acuh terhadap kondisi lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model PBL berbantuan konten Tiktok dalam meningkatkan kemampuan literasi lingkungan siswa dalam pembelajaran Geografi. Desain penelitian ini menggunakan eksperimen semu, dengan subjek penelitian yakni 1 orang guru geografi dan siswa kelas XI yang berjumblah 306 orang dan terbagi atas 6 kelas. Kelompok eksperimen dan kontrol dipilih menggunakan Simple Random Sampling pada kelas yang setara. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes essay dengan instrumen penelitian yang telah divalidasi, kemudian dianalisis dengan tektik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukan Model PBL berbantuan media konten tiktok telah diimplementasikan pada pembelajaran geografi untuk materi Mitigasi dan Adaptasi Kebencanaan dengan kriteria “sangat baik” melalui tahapan pembelajaran. Kedua, Nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen lebih tinggi mencapai 7,43% dibandingkan dengan nilai rata-rata kelompok control. Ketiga, Model PBL berbantuan konten tiktok berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi lingkungan siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL berbantuan konten tiktok dalam pembelajaran geografi pada kelompok eksperimen lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi lingkungan siswa dibandingkan dengan penerapan pembelajaran pada kelompok kontrol.