Sri Oetami Madyowati
Program Studi Budidaya Perairan, Fakultasnya Pertanian, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Dosis Probiotik X pada Pakan Tahu Kukus terhadap Pertumbuhan dan Kesintasan Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus): Effects of Probiotic X Supplementation in Steamed Tofu Feed on Growth and Survival of Freshwater Crayfish (Cherax quadricarinatus) Bintang Dwicahya Putra; Maria Agustini; Sri Oetami Madyowati
Jurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, & Professional Services Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL PERIKANAN KAMASAN
Publisher : Akademi Perikanan Kamasan Biak Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58950/jpk.v7i1.121

Abstract

Lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) merupakan komoditas akuakultur bernilai ekonomi yang produktivitasnya dipengaruhi oleh kualitas pakan dan suplementasi bahan fungsional. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh dosis Probiotik X pada pakan tahu kukus terhadap pertumbuhan dan kesintasan lobster air tawar. Probiotik X merupakan kombinasi ekstrak herbal, molase, dan Lactobacillus casei. Penelitian dilakukan selama 30 hari menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan dosis Probiotik X (0,3%; 0,8%; dan 1,3%) dan sembilan ulangan pada setiap perlakuan. Benih lobster dengan bobot awal sekitar 2 g dipelihara dalam wadah berisi 12 L air dengan padat tebar tiga ekor per wadah. Parameter utama yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak dan kesintasan, sedangkan kualitas air diamati sebagai parameter pendukung. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu jalur pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi Probiotik X tidak memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap pertumbuhan maupun kesintasan (p>0,05). Secara numerik, dosis 0,3% menghasilkan pertumbuhan berat mutlak tertinggi (2,18 g) dan kesintasan tertinggi (87%). Kualitas air selama penelitian berada pada kisaran yang sesuai untuk pemeliharaan lobster air tawar dengan suhu 26,4–27,8 °C, pH 7,96–8,18, dan oksigen terlarut 3,98–4,07 mg/L. Temuan ini menunjukkan bahwa dosis 0,3% berpotensi menjadi alternatif suplementasi yang lebih efisien secara biologis dan ekonomis karena menghasilkan performa terbaik secara numerik dengan penggunaan probiotik yang lebih rendah.