Noviati Noviati
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Kondisi Rumah dengan Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Desa Mendikonu Kabupaten Konawe Ria Riskasari; M Idrus; Noviati Noviati
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i1.810

Abstract

Penyakit ISPA selalu berada dalam kategori sepuluh penyakit terbesar di Puskesmas Morosi Kabupaten Konawe, tercatat dalam tiga tahun terakhir jumlah kasus ISPA mencapai 3.207 kasus di puskesmas tersebut. Kejadian penyakit ISPA dapat disebabkan dari berbagai faktor, salah satunya yaitu kondisi rumah yang tidak memenuhi syarat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi rumah dengan kejadian penyakit ISPA di Desa Mendikonu Kabupaten Konawe. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua rumah di Desa Mendikonu yaitu 154 rumah, dengan jumlah sampel sebanyak 61 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel luas ventilasi memperoleh nilai (X2hitung= 4,448 > X2tabel= 3,841, φ= 0,304), jenis lantai (X2hitung= 10,428 > X2tabel= 3,841, φ= 0,449) dan jenis dinding (X2hitung= 0,198 < X2tabel= 3,841). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara luas ventilasi dan jenis lantai dengan kejadian ISPA di Desa Mendikonu, dan tidak ada hubungan jenis dinding dengan kejadian ISPA di Desa Mendikonu. Disarankan kepada masyarakat untuk memperhatikan syarat kondisi rumah yang memenuhi standar kesehatan sehingga tidak terjadi perkembangbiakan agen penyebab ISPA dirumah tersebut.
Pengetahuan dan Motivasi Petugas Kebersihan dalam menggunakan Alat Pelindung Diri di Rumah Sakit Eva Triawati; Noviati Noviati; Juslan Juslan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.879

Abstract

Petugas kebersihan merupakan salah satu petugas di rumah sakit yang berpotensi tertular penyakit. Petugas kebersihan rumah sakit juga berisiko terkena penyakit akibat kerja dermatitis kontak dan gangguan muskuloskeletal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahaui hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan petugas kebersihan dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) di rumah sakit. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas kebersihan yang bekerja di RSUD Bahteramas. Total populasi dalam penelitian ini sebanyak 92 dengan jumlah sampel 48 responden. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS untuk mengetahui distribusi frekuensi dan uji statistik chi square untuk melihat hubungan variabel. Hasil uji statistik dengan menggunakan chi square mendapatkan nilai ρ 0,000 artinya ada hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan petugas kebersihan dalam menggunakan alat pelindung Diri (APD) di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan petugas kebersihan dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) Di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Perlu dilakukan pelatihan K3 agar seluruh lingkup yang bekerja di Rumah Sakit untuk pencegahan risiko yang berhubungan dengan bahaya bekerja
Faktor yang Berhubungan dengan Sanitasi Lingkungan pada Asrama Pekerja di Wilayah Industri Pelabuhan Perikanan Sarfina Sarfina; Abdul Rahim Sya&#039;ban; Noviati Noviati
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.918

Abstract

Sanitasi adalah usaha untuk menciptakan kondisi lingkungan di suatu wilayah secara sehat, sesuai standar, serta berwawasan lingkungan, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan sanitasi lingkungan pada asrama pekerja di wilayah industri Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitaif dengan pendekatan cross sectional study yaitu suatu penelitian yang mempelajari hubungan anatar risiko (independent) dengan faktor efek (dependent) populasi penelitian ini adalah seluruh penghuni yang ada di asrama pekerja di wilayah industri Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari yang berjumlah 66 orang, dengan sampel sebanyak 33 penghuni analisis yang digunakan uji chi square. Hasil ini di peroleh pengetahuan (X2hitung = 5,428; phi = 0.467), sikap (X2hitung = 5,097; phi = 0,454), tindakan (X2hitung =; phi = -0,4922; phi = 0,448) pendapatan (X2hitung = 0,292; phi = 0,155. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap serta tindakan dengan kondisi sanitasi lingkungan dan tidak ada hubugan anatara pendapatan dengan kondisi sanitasi lngkungan pada asrama pekerja di Wilayah Industri pelabuhan Perikanan Samudera Kendari. Di harapkan perlu ada kerja sama baik antar penghuni untuk menanggulangi masalah sanitasi dasar, selain itu pentingnya kesadaran penghuni dan kepedulian terhadap sanitasi lingkungan asrama dengan cara menjaga kebersihan asrama dan lingkungan agar tetap sehat dan bebas dari penularan penyakit sehingga dapat meningkatkan produktifitas.