Besse NurJannah
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas ilmu ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kondisi Lingkungan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Basala Sitti Marya Ulva; Misnawati Misnawati; Besse NurJannah
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.1120

Abstract

Kasus ISPA pada balita menunjukkan trend yang berfluktuasi selama beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan rumah dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita di wilayah kerja Puskesmas Basala. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan September – Oktober 2024  . . Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study menggunakan uji chi square. Populasi dalam penelitian ini 128 balita. Pemilihan sampel menggunakan teknik accidental sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 56 orang.  Berdasarkan hasil uji statistik antara perilaku merokok dengan kejadian ISPA menggunakan chi-square di peroleh nilai ρ value = 0,000. Kemudian hasil uji statistik antara ventilasi rumah dengan kejadian ISPA menggunakan chi-square di peroleh nilai ρ value = 0,000. Dan  hasil uji statistik menggunakan chi-square antara asap dapur dengan kejadian ISPA di peroleh nilai ρ value = 0,025, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Terdapat hubungan perilaku merokok, ventilasi rumah, asap dapur dengan kejadian ISPA. Disarankan agar masyarakat meningkatkan ventilasi di dalam rumah, menghidari rokok dan menggunakan bahan bakar yang lebih bersih. Selain itu petugas puskesmas diharapkan untuk melakukan edukasi tentang pentingnya pencegahan ISPA dan memberikan pelatihan cara penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan.