Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Pelayanan Pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Indonesia: Suatu Systematic Literature Review Muhammad Bisri
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 3 No. 3 (2026): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, Maret 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v3i3.2452

Abstract

Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) merupakan komponen kritis dalam mendukung pembangunan infrastruktur perumahan dan pertokoan di Indonesia. Namun, berbagai laporan menunjukkan bahwa proses perizinan ini seringkali dianggap tidak efektif, berbelit-belit, dan menghambat investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis bukti-bukti empiris terkait efektivitas pelayanan IMB di Indonesia dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan kerangka PRISMA. Sebanyak 10 studi yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa tingkat efektivitas pelayanan IMB sangat bervariasi antar daerah, dengan faktor penentu utama meliputi: (1) kompleksitas regulasi dan lemahnya koordinasi kelembagaan; (2) kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur; (3) pemanfaatan teknologi informasi; dan (4) pemahaman serta partisipasi masyarakat. Daerah yang telah mengadopsi sistem layanan terpadu (one-stop service) dan digitalisasi menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan, sementara daerah dengan birokrasi konvensional masih menghadapi kendala waktu dan transparansi. Dampak dari ketidakefektifan pelayanan mencakup penghambatan investasi, pelanggaran tata ruang, dan penurunan kepercayaan publik. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan pendekatan terintegrasi yang meliputi harmonisasi regulasi, penguatan kapasitas SDM, percepatan transformasi digital, serta edukasi publik yang masif untuk menciptakan sistem perizinan yang efektif, transparan, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.