Sulaiha Nor Islamy
Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Multiplier Effect Investasi Dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat Sulaiha Nor Islamy; Faisol Faisol; Sartika Abdul Jalil
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rvt8bs91

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur besarnya koefisien angka pengganda (multiplier effect coefficient) investasi dan pengeluaran pemerintah dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua Barat. Pengumpulan data menggunakan sumber data sekunder yang berasal dari data publikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Metode analisis menggunakan model persamaan Keseimbangan Perekonomian, yaitu Y = C + I + G dengan alat analisis Multiplier Effect Coefficient, yang terdiri dari multiplier multiplier investasi (kI) dan multiplier pengeluaran pemerintah (kG). Variabel yang diamati/diukur adalah tingkat PDRB, tingkat konsumsi rumah tangga masyarakat, total nilai investasi baik swasta dan pemerintah, serta besarnya pengeluaran pemerintah. Penelitian menunjukkan nilai multiplier effect Investasi (kI = -8,745) Makna dari angka pengganda  tersebut (-8,745) artinya adalah bahwa penurunan investasi  sebesar 1 satuan akan mempengaruhi/menyebabkan berkurangnya pendapatan sebesar Rp. 8.745. Nilai multiplier effect pengeluaran pemerintah ( kG = 7,953). Makna angka pengganda investasi dan pengeluaran pemerintah sebesar 7,953 artinya adalah bahwa kenaikan atau penambahan pengeluaran pemerintah sebesar Rp. 1 maka akan mempengaruhi/menyebabkan kenaikan pengeluaran agregat (Y = PDRB) sebesar Rp. 7.953.
Analisis Ekonomi Produksi dan Kelayakan Finansial Usahatani Padi Berbasis Teknologi pada Skala 1 Hektar di Desa Lonrong Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba Herpina Herpina; Grace Stella S R Manusaway; Iin Khoirinnisa; Rosmiati Jamiah; Sulaiha Nor Islamy
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vrkvyn36

Abstract

Rice farming is a strategic commodity that supports food security and rural economy. This study aims to analyze the economic feasibility of rice cultivation on a 1-hectare plot in Desa Lonrong, Kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba. The research applied a descriptive quantitative approach with 20 farmers as respondents, analyzing production costs, revenue, R/C Ratio, and Break Even Point (BEP). The results indicate that total production costs amounted to IDR 9,210,000 per hectare per cropping season, with an average revenue of IDR 28,168,000, an R/C Ratio of 4.06, and a BEP of 1,417 kg. These findings demonstrate that rice farming in Desa Lonrong is financially feasible, with significant profit margins, and that efficient use of inputs and mechanization significantly enhance profitability. The study provides guidance for optimal and sustainable local production planning.