Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi kampanye sosial dan lingkungan yang dilakukan oleh influencer Raisa Andriana melalui platform Instagram dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin besarnya peran media sosial dan tokoh masyarakat dalam menggerakkan kesadaran serta partisipasi masyarakat terhadap isu-isu kemanusiaan dan lingkungan global. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis deskriptif, penelitian ini mengkaji konten akun Instagram @raisa6690 serta kolaborasinya dengan @baznasindonesia dalam kampanye “Solidarity in Love” untuk Palestina, dengan mengacu pada konsep komunikasi kampanye sosial dari Kotler dan Roberto. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi terhadap unggahan visual, narasi caption, video reels, dan interaksi pengikut, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk melihat bagaimana pesan kampanye dibangun dan direspons publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Raisa berhasil menerapkan strategi komunikasi kampanye sosial melalui konten visual yang emosional, narasi personal yang menyentuh, ajakan donasi yang konkret melalui tautan Kitabisa.com, serta interaksi aktif dengan jutaan pengikutnya. Kolaborasi dengan Baznas Indonesia menciptakan ekosistem komunikasi lintas sektor yang inklusif dan turut mendukung pencapaian SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang Kuat) serta SDG 17 (Kemitraan untuk Keterbukaan Tujuan). Penelitian ini juga menyoroti pentingnya konsistensi dan kredibilitas etis influencer dalam menjaga kepercayaan audiens. Simpulan penelitian ini menegaskan peran strategis influencer sebagai agen perubahan yang memanfaatkan platform digital untuk membentuk kesadaran masyarakat, mengubah persepsi sosial, dan memotivasi masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam isu-isu global.Kata-kata Kunci: Kampanye Digital; Media Sosial; Instagram; pemberi pengaruh; SDGs