Arma Tahsya Febriyanti
Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Negeri Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN PARTISIPATIF PEMBUATAN ROOT CEREAL COOKIES BERBASIS TEPUNG MOCAF DENGAN PEWARNA ALAMI UMBI LOKAL DI DESA SELOTAPAK Arma Tahsya Febriyanti; Emil Mustafidul Walida Ismani; Mikhaila Azzahra Hidayat; Muhammad Hafidz Afrizal Anwar; Bonifasia Surniati; Mirza Alimun Hanif; Salman Al Farisi; Didik Sukriono
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 7 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Juli 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i7.446

Abstract

Desa Selotapak di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, memiliki komoditas lokal berupa singkong, ubi jalar ungu, ubi jalar oranye, dan daun kelor, namun pemanfaatannya masih terbatas pada pengolahan konvensional bernilai tambah rendah. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK serta pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Desa Selotapak dalam mengolah komoditas lokal menjadi Root Cereal Cookies berbahan tepung mocaf dengan pewarna alami dari umbi lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan Research and Development untuk formulasi produk, dipadukan dengan pelatihan partisipatif meliputi observasi lapangan, Focus Group Discussion, pengembangan produk, dan pelatihan langsung. Kegiatan meliputi pengembangan produk yang menghasilkan empat varian cookies (Chocolate, Purple Yam, Golden Root, Moringa), serta pelatihan utama yang diikuti dua puluh peserta pada 30 Juni 2026 di Balai Desa Selotapak. Peserta terlibat aktif, mampu mempraktikkan setiap tahap produksi secara mandiri, serta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap potensi ekonomi sumber daya pangan lokal. Program ini diharapkan mendorong pengembangan usaha kecil berkelanjutan berbasis komoditas lokal, sekaligus mendukung diversifikasi pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap tepung terigu impor.