Keizha Feleina Rumondang Sitompul
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Diet dan Skrining Obesitas pada Lansia dan Keluarga di Dusun III Desa Kutalimbaru Sarah Zahra Lubis; Huwainan Nisa Nasution; Keizha Feleina Rumondang Sitompul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 5, No 2 (2026): May 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.5.2.55-63

Abstract

Obesitas pada lansia merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat akibat penurunan metabolisme, kurangnya aktivitas fisik, dan rendahnya pemahaman tentang pola makan seimbang. Di Dusun III Desa Kutalimbaru, masih ditemukan keterbatasan pengetahuan lansia dan keluarga terkait obesitas serta pemantauan status gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia serta keluarga lansia melalui edukasi diet dan skrining obesitas. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan melalui penyuluhan mengenai obesitas dan pola makan seimbang, serta skrining status gizi dengan pengukuran indeks massa tubuh (IMT). Kegiatan dilaksanakan pada peserta lansia dan keluarga lansia di Dusun III Desa Kutalimbaru. Hasil menunjukkan bahwa rerata IMT pada kelompok usia 18–30 tahun sebesar 29,19 kg/m² (obesitas tingkat I) dan pada usia 45–60 tahun sebesar 35,64 kg/m² (obesitas tingkat II). Pada lansia, rerata IMT sebesar 24,04 kg/m² (overweight) dengan distribusi 2 orang IMT normal, 3 orang overweight, dan 3 orang obesitas tingkat I, dengan mayoritas terjadi pada perempuan. Kesimpulannya, prevalensi obesitas pada lansia dan keluarga lansia di Dusun III Desa Kutalimbaru masih tinggi. Diperlukan upaya berkelanjutan berupa edukasi gizi, peningkatan aktivitas fisik, dan skrining rutin untuk mencegah komplikasi akibat obesitas.Obesity in older adults is an increasing health problem due to decreased metabolism, lack of physical activity, and limited understanding of balanced nutrition. In Dusun III, Kutalimbaru Village, older adults and their families still have insufficient knowledge regarding obesity and nutritional status monitoring. This community service activity aimed to improve knowledge and awareness of older adults and their families through dietary education and obesity screening. The methods included health education through counseling on obesity and balanced diet, as well as nutritional status screening using Body Mass Index (BMI) measurements. The activity involved older adults and their family members in Dusun III, Kutalimbaru Village. The results showed that the mean BMI in the 18–30 age group was 29.19 kg/m² (obesity class I), while in the 45–60 age group it was 35.64 kg/m² (obesity class II). Among older adults, the mean BMI was 24.04 kg/m² (overweight), with distribution of 2 individuals having normal BMI, 3 overweight, and 3 obesity class I, predominantly in females. In conclusion, the prevalence of obesity among older adults and their families in Dusun III, Kutalimbaru Village remains high. Continuous efforts such as nutrition education, promotion of physical activity, and routine screening are needed to prevent obesity-related complications.