Muhammad Alfarizi
Departemen Manajemen Bisnis, Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENUJU KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN BERKELANJUTAN INDONESIA MELALUI TRANSFORMASI DIGITAL 5.0: WAWASAN DARI KAJIAN LITERATUR SISTEMATIK Muhammad Alfarizi; Lissa Rosdiana Noer
Journal of Health Service Management Vol 28 No 04 (2025)
Publisher : Departemen of Health Policy and Management, Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281 Telp 0274-547490

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpk.v28i04.19806

Abstract

Latar belakang: Tantangan global abad ke-21, terutama terkait keberlanjutan, semakin mendesak dengan meningkatnya konsumsi sumber daya alam dan ketimpangan sosial. Salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) yang penting adalah "Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik," yang menjadi prioritas selama pandemi COVID-19. Transformasi digital melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) disruptif berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Namun, tantangan ilmiah dalam integrasi teknologi maju untuk mendukung sistem kesehatan nasional yang berkelanjutan belum banyak dikaji. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi transformasi digital 5.0 dalam mendukung tujuan SDGs Kesehatan dan Kesejahteraan Berkelanjutan serta menganalisis integrasi teknologi digital dalam sistem kesehatan yang lebih inklusif dan efisien. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan sistematis untuk menganalisis integrasi transformasi digital 5.0 dalam sistem kesehatan berkelanjutan. Hasil: Studi ini menyoroti transformasi signifikan yang dihadirkan oleh Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), blockchain, Big Data, robotika medis, dan metaverse. AI meningkatkan efisiensi dalam diagnosis dan perawatan, IoT memungkinkan pemantauan kesehatan secara real-time, sementara blockchain menjamin keamanan data medis. Big Data mendukung analisis epidemiologi, robotika mempercepat prosedur medis, dan metaverse menawarkan pelatihan interaktif bagi tenaga kesehatan. Integrasi ICT 5.0 dalam sistem kesehatan di Indonesia membuka peluang untuk pengembangan e-Health yang lebih efisien dan inklusif, meningkatkan akses serta kualitas layanan, mendukung universal health coverage (UHC), dan membantu pencapaian SDGs. Kesimpulan: Meskipun terdapat tantangan seperti kesenjangan digital dan keterbatasan infrastruktur, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mengoptimalkan integrasi ICT dalam sistem kesehatan nasional. Digitalisasi layanan kesehatan tidak hanya berpotensi mengurangi kesenjangan sosial dan dampak ekologis, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional. Dengan demikian, transformasi digital 5.0 dapat membantu Indonesia menciptakan sistem kesehatan yang berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.