Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI KEAMANAN SIBER PENGGUNA RME MELALUI SISTEM SURVEY CIA DI RS PANTIWILASA CITARUM SEMARANG Oki Setiono; Fitria Wulandari; Arif Kurniadi; Maulana Tomy Abiyasa
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 6 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v6i1.225

Abstract

Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum telah mengimplementasikan Rekam Medis Elektronik (RME) dalam pelayanan kesehatan, namun masih memerlukan penguatan literasi keamanan siber bagi pengguna sistem. Transformasi digital melalui RME memberikan manfaat dalam meningkatkan efisiensi pelayanan, tetapi juga menimbulkan tantangan terkait keamanan informasi dan perlindungan data pasien. Rendahnya literasi keamanan siber pada pengguna RME berpotensi menyebabkan kebocoran data, penyalahgunaan akses, serta gangguan terhadap sistem pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai keamanan informasi berbasis prinsip Confidentiality, Integrity, Availability (CIA) melalui sistem survei digital. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Januari 2026 di RS Pantiwilasa Citarum Semarang dengan sasaran 12 petugas Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) yang terlibat langsung dalam pengelolaan dan penggunaan RME. Metode yang digunakan meliputi edukasi keamanan data RME, sosialisasi ancaman siber, simulasi penerapan prinsip CIA, serta evaluasi menggunakan aplikasi web survei berbasis pre-test dan post-test yang dikembangkan oleh tim pengabdian. Instrumen penilaian mencakup aspek confidentiality, integrity, dan availability. Hasil menunjukkan tingkat pemahaman peserta berada pada kategori tinggi dengan rata-rata nilai pre-test 89,6% dan post-test 90%. Kegiatan ini memperkuat kesadaran peserta terhadap perlindungan data pasien, keamanan akses sistem, dan penggunaan teknologi secara aman serta mendukung terbentuknya budaya keamanan informasi di lingkungan rumah sakit.