Rosita, Lilis
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN BERBASIS KARAKTER DALAM PENCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Rosita, Lilis
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v8i1.879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran penting pendidikan berbasis karakter dalam proses pembelajaran siswa di sekolah. Peran pendidikan berbasis karakter Pendidikan yang sangat dibutuhkan saat ini adalah pendidikan yang dapat mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pendidikan yang dapat mengoptimalkan perkembangan seluruh dimensi anak (kognitif, fisik, sosial-emosi, kreativitas, dan spiritual). Pendidikan dengan model pendidikan seperti ini berorientasi pada pembentukan anak sebagai manusia yang utuh. Kualitas anak didik menjadi unggul tidak hanya dalam aspek kognitif, namun juga dalam karakternya. Metode penelitian yang digunakan adalah kulaittatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan angket dan wawancara sebagai alat pengumpul data utama, gunanya untuk mrnghimpun data atau informasi yang berhubungan dengan dimensi-dimensi dan indikator-indikator yang telah ditentukan. Pengumpulan data di lapangan dilaksanakan pada tahun 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa ciri-ciri dasar pendidikan dasar antara lain ; Keteraturan interior dimana setiap tindakan diukur berdasarkan herarki nilai,Koherensi yang member keberanian membuat seseorang teguh ada prinsip, dan tidak mudah terombang ambing pada situasi baru atau takut resiko, Otonomi, dan Keteguhan dan kesetiaan. Prinsip Pendidikan Karakter antara lain; Pendidikan karakter disekolah harus dilaksanakan secara berkelanjutan (kontinuitas), Pendidikan karakter hendaknya dikembangkan melalui semua mata pelajaran terintegrasi, melalui pengembangan diri, dan budaya suatu satuan pendidikan, Sejatinya nilai-nilai karakter tidak diajarkan (dalam bentuk pengetahuan), jika hal tersebut diintegrasikan dalam mata pelajaran, dan Proses pendidikan dilakukan peserta didik dengan secara aktif (active learning) dan menyenangkan (enjoy full learning).