Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) yang kaya akan zat besi, asam folat, vitamin C, dan nutrisi lain yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian daun kelor terhadap kadar hemoglobin ibu hamil di UPT Puskesmas Pengalihan Keritang. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah pemberian daun kelor, kemudian dianalisis menggunakan Paired Sample T-Test dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi sebesar 9,667 g/dL, sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi 11,000 g/dL. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna pada kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian daun kelor. Dapat disimpulkan bahwa pemberian daun kelor efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin sebagai upaya pencegahan anemia pada ibu hamil. Disarankan kepada tenaga kesehatan di UPT Puskesmas Pengalihan Keritang untuk memanfaatkan daun kelor sebagai intervensi pendamping dalam program pencegahan anemia disertai edukasi gizi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah.