Odilia Esem
Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Citra Bangsa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Budaya “Lonto Leok” Sebagai Strategi Penguatan Literasi Pencegahan Stunting pada Keluarga Odilia Esem; Dina M.S. Henukh
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 03 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i03.4141

Abstract

Data Kemenkes RI, menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2023 yaitu 21,5 %. Salah satu Provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi di Indonesia adalah Nusa Tenggara Timur. Pada tahun 2023, stunting di Nusa Tenggara Timur mencapai 37,9%. Angka ini justru mengalami kenaikan 2,6% dari tahun 2022 yaitu 35,3%. Hasil e-PPGBM periode Februari 2024 memperlihatkan kasus stunting di Kecamatan Sambi Rampas sebanyak 105 kasus. Berbagai upaya penanganan stunting telah banyak dilakukan oleh pemerintah Indonesia, namun angka stunting masih belum menunjukan penurunan yang signifikan. Oleh karena itu diperlukan pendekatan promosi berbasis budaya yang lebih sesuai dengan kearifan lokal guna meningkatkan efektivitas program dan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pencegahan stunting. Salah satu budaya lokal yang berpotensi dimanfaatkan dalam upaya penguatan literasi pencegahan stunting di Manggarai Timur adalah lonto leok. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas budaya lonto leok sebagai strategi penguatan literasi pencegahan stunting pada keluarga di Kecamatan Sambi Rampas Kabupaten Manggarai Timur. Jenis penelitian ini adalah quasi-experimental dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok control. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anak balita usia 0-5 tahun dan sampel berjumlah 100 orang dengan menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan Wilcoxon test untuk membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan yang signifikan antara literasi pencegahan stunting (pengetahuan, sikap dan prilaku) sebelum dan setelah dilakukan intervensi dengan pendekatan budaya lonto leok (nilai p = 0,000).