Amrin Mustofa
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyh Madani Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Peran Majlis Taklim Ummahat Melalui Melaui Program Kegiatan Bakti Sosial Sebagai Strategi Pemberdayaan Komunitas Di Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta: Penelitian Amrin Mustofa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan Majlis Taklim Kelompok Belajar Ummahat (KBU) di Sitimulyo, Piyungan, Bantul, melalui pengembangan program bakti sosial yang terstruktur dan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan anggota KBU dalam setiap tahap penelitian, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Proses partisipatif ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengurus KBU dalam merancang dan mengelola kegiatan sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi program, Focus Group Discussion (FGD) untuk identifikasi masalah dan perencanaan kegiatan, serta pelaksanaan bakti sosial yang melibatkan langsung anggota KBU. Selain itu, kegiatan juga mencakup pelatihan dakwah yang lebih moderat dan berbasis budaya lokal. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan evaluasi kegiatan untuk menilai perubahan yang terjadi setelah intervensi dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas kelembagaan KBU, dengan lebih dari 80% kegiatan sosial yang dilakukan memiliki perencanaan yang lebih matang dan evaluasi yang sistematis. Selain itu, terjadi perubahan signifikan dalam model dakwah, dari yang eksklusif menjadi lebih moderat dan inklusif, yang dapat diterima oleh masyarakat yang lebih luas. Keterlibatan aktif anggota KBU dalam setiap tahap kegiatan juga menunjukkan peningkatan partisipasi yang tinggi, yang berkontribusi pada keberhasilan program bakti sosial. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan dana dan sumber daya, yang memerlukan kolaborasi lebih lanjut dengan pihak eksternal untuk memastikan keberlanjutan program.