Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Pendidikan di Sekolah Dasar: Pengabdian Yanti Yandri Kusuma; Nurhaswinda; Iis Aprinawati; Sumianto; Lusiana Jelita; Rizki Ananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4785

Abstract

This study aims to analyze the leadership of school principals in managing education at SDN 007 Pulau Lawas. School leadership plays a strategic role in determining the success of educational management, particularly in planning, organizing, implementing, and evaluating school programs. This study employed a qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that the principal has implemented leadership functions in school management; however, several aspects still require improvement, particularly teacher involvement in planning, sustainable academic supervision, and the utilization of evaluation results for decision-making. Strengthening participatory and effective leadership is expected to enhance the quality of educational management in elementary schools.
Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa dalam Konsep IPS Rizki Ananda; Lusiana Jelita; Lusia Setiawani; Aiyuni Walidia; Nasna Rimarsha
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.5018

Abstract

Pemahaman konsep yang tepat dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sangat penting bagi mahasiswa untuk membangun pengetahuan yang komprehensif. Namun, dalam proses pembelajaran masih sering ditemukan miskonsepsi, yaitu kesalahan pemahaman yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi mahasiswa dalam memahami konsep Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa tes diagnostik, wawancara, dan observasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengikuti perkuliahan IPS. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi masih banyak ditemukan pada konsep ekonomi, sejarah, geografi, dan sosiologi. Faktor penyebab miskonsepsi meliputi pengetahuan awal yang kurang tepat, metode pembelajaran yang kurang efektif, serta keterbatasan sumber belajar. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa diperlukan upaya perbaikan melalui strategi pembelajaran yang tepat, seperti model pembelajaran berbasis masalah dan penggunaan media pembelajaran kontekstual, agar pemahaman mahasiswa terhadap konsep IPS menjadi lebih baik dan komprehensif.
PELATIHAN ANAJEMEN KELAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SDN 003 MUARA UWAI Yanti Yandri Kusuma; Nurhaswinda Nurhaswinda; Sumianto Sumianto; Rizki Ananda; Lusiana Jelita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.60806

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola kelas secara efektif serta menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SD Negeri 003 Muara Uwai. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya pemahaman guru tentang manajemen kelas, terbatasnya variasi metode pembelajaran, kurangnya penggunaan media pembelajaran, dan kesulitan guru dalam menerapkan evaluasi hasil belajar yang komprehensif. Kegiatan dilaksanakan dari bulan Februari hingga Juni 2026 dengan metode ceramah, diskusi, simulasi, dan praktik langsung yang melibatkan 10 orang guru sebagai peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam pengaturan tata ruang kelas, pengelolaan waktu pembelajaran, pengelolaan perilaku siswa, pengembangan media pembelajaran, serta penerapan strategi evaluasi hasil belajar. Pelatihan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan dengan pendampingan berkelanjutan agar implementasi manajemen kelas dapat mencapai hasil yang optimal.