Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Petani Sawit dalam Pengelolaan dan Produksi Pupuk Organik di Desa Batubelah : Pengabdian Muhammad Khairul Afdhol; Tomi Erfando; Rieza Zulrian Aldio; Razif bin Muhammed Nordin; Idham Nugraha; Dewandra Bagus Eka Putra; Novia Rita; Agus Dahlia; Sapitri; Marliati; Rika Lala Saputri; Rusdi Agil Cardova; Reyhan Alfared; Ghoty Hamidah; Rendi Sahputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4836

Abstract

Desa Batu Belah merupakan wilayah agraris dengan komoditas utama kelapa sawit yang sebagian besar dikelola oleh petani pemula. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya nilai tambah tandan buah segar (TBS) berukuran kecil, keterbatasan teknologi pasca-panen, ketergantungan pada pupuk kimia, serta lemahnya manajemen usaha dan pemasaran hasil pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani pemula sawit melalui pemberdayaan berbasis teknologi tepat guna dan pendekatan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pembuatan dan penerapan alat pembrondol sawit, pelatihan produksi pupuk organik, serta pendampingan manajemen usaha dan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengelolaan buah muda sawit, tersedianya satu unit alat pembrondol sawit yang berfungsi, serta kemampuan masyarakat memproduksi pupuk organik secara mandiri. Program ini berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan pada bidang produksi, manajemen usaha, pemasaran, dan sosial kemasyarakatan, serta mendorong peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Batu Belah.
Optimization of Chemicaly Activated Candlenut and Walnut Shell Biosorbents for Produced Water Purification Within an Iot-Based Monitoring System Muhammad Khairul Afdhol; Rika Lala Saputri; Mursyidah; Fiki Hidayat; Tomi Erfando; Ari Prasetyo; Adiella Zakky Juneid
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 49 No 2 (2026)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/scog.v49i2.1972

Abstract

Produced water from petroleum operations contains high levels of hydrocarbons, suspended solids, and dissolved contaminants that must be treated before discharge or reuse. This study aims to optimize biosorbents derived from candlenut and walnut shells through chemical activation using potassium hydroxide (KOH) for the purification of produced water. In addition, an Internet of Things (IoT)-based monitoring system was integrated to enable real-time assessment of water quality parameters. The biosorbents were characterized using Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) and Scanning Electron Microscopy (SEM) to identify surface functional groups and morphological modifications. Experimental evaluations of turbidity, bulk density, and total dissolved solids (TDS) were conducted under various operating conditions. The activated biosorbents exhibited enhanced hydroxyl and carboxyl functional groups, as confirmed by FTIR, with an optimal bulk density of 0.76 g/cm³. Under optimum conditions (pH 7, contact time 90 min, adsorbent dosage 15 g/L), turbidity and TDS removals reached 80% and 75%, respectively. The IoT system successfully enabled real-time data acquisition and process monitoring, ensuring operational reliability. The maximum adsorption capacity based on the Langmuir model reached 33.8 mg/g for KOH-activated walnut and 31.2 mg/g for candlenut biosorbent. Overall, the chemically activated candlenut and walnut biosorbents demonstrated excellent adsorption capacity and potential for sustainable produced water treatment. This approach offers an environmentally friendly and cost-effective solution by utilizing local biomass waste integrated with modern IoT-based control technologies. Adsorption behavior was further evaluated using Langmuir/Freundlich isotherm and kinetic models.