This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sosiologi
Anggi Yus Susilowati
Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Universitas Islam Negeri Siber Syeh Nurjati Cirebon, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA KONFLIK SOSIAL DALAM FILM IMPERFECT ANALISIS PERAN TOKOH DAN DAMPAK TERHADAP STIGMA SOSIAL Laiyla Purnamasari; Anggi Yus Susilowati
Jurnal Sosiologi UPR Vol. 9 No. 1 (2026): ISU SOSIAL KONTEMPORER: DINAMIKA SOSIAL, BUDAYA DAN KETIMPANGAN DALAM MASYARAKA
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59700/js.v9i1.23332

Abstract

Penelitian ini menganalisis konflik sosial dan analisis tokoh dalam film imperfect. Penelitian ini beranjak dari urgensi isu dan standar kecantikan hegemoni yang menjadi isu krusial di Indonesia. Studi-studi terdahulu cenderung fokus pada aspek semiotika atau psikologis tokoh utama. Oleh karena itu, utama terletak pada kurangnya telaah sistematis mengenai sebagai yang membentuk dan meluruhkan stigma. Penelitian kualitatif dengan metode analisis naratif ini mengidentifikasi bahwa Rara menghadapi: dengan Ibu (sebagai produsen ) dan di kantor (sebagai hambatan profesional). Konflik-konflik ini tidak bersifat tunggal, melainkan saling memperkuat, menyebabkan Rara mengalami tekanan yang luar biasa. Eskalasi konflik-konflik ini awalnya mendorong total Rara (perubahan fisik), yang secara semu menyelesaikan masalah eksternal (promosi jabatan, penerimaan Ibu) dan menghasilkan. Namun, yang muncul (konflik Rara dengan jati dirinya) kemudian dimediasi oleh : (agen penerimaan absolut) dan (agen inklusivitas kolektif). Resolusi akhir konflik tercapai ketika Rara memilih di atas konformitas sosial, berhasil dan memicu pada Ibunya serta terhadap diskriminasi di tempat kerja. Kesimpulannya, dinamika konflik sosial terbukti menjadi variabel dinamis yang menggerakkan narasi dari dominasi stigma menuju afirmasi diri dan inklusivitas. Secara teoritis, penelitian ini menegaskan peran konflik sebagai katalis perubahan sosial. Secara praktis, hasil ini berkontribusi pada edukasi dan inklusivitas.  Kata Kunci: Konflik Sosial, Stigma Sosial, Body Shaming, Imperfect.