Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) serta Cara Pengaplikasiannya sebagai Pupuk Hayati di Desa Pasimarannu, Kabupaten Sinjai Artono Adne Pai’pinan; Sulaeha Sulaeha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3486

Abstract

Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) di Desa Pasimarannu, Kabupaten Sinjai, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya petani, mengenai manfaat pupuk hayati sebagai alternatif ramah lingkungan untuk pupuk kimia. Program ini memanfaatkan potensi lokal berupa akar alang-alang sebagai bahan utama PGPR yang difermentasi dengan bahan sederhana. Hasil evaluasi melalui pre test dan post test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang penggunaan PGPR untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pemerintah desa sebagai upaya pemberdayaan dan pembangunan pertanian berkelanjutan.
Pembuatan Pupuk Alami Biosaka Berbasis Tumbuhan Lokal: Strategi Inovatif Untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Elsa Meilani; Sulaeha Sulaeha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3927

Abstract

Program pelatihan pembuatan pupuk alami Biosaka berbasis tumbuhan lokal di Desa Massaile, Kabupaten Sinjai, bertujuan memberikan alternatif pupuk yang ramah lingkungan, murah, dan mudah dibuat sebagai pengganti pupuk kimia. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap utama: sosialisasi, persiapan alat dan bahan, serta praktik pembuatan. Biosaka dibuat dengan memanfaatkan daun sehat atau rerumputan segar yang diremas dalam air hingga menghasilkan larutan elisitor siap pakai. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani mengenai konsep, manfaat, dan teknik pembuatan Biosaka. Beberapa petani mulai termotivasi mengaplikasikannya untuk mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia, memperbaiki kesuburan tanah, serta meningkatkan hasil panen. Program ini berkontribusi pada penerapan pertanian berkelanjutan dengan teknologi sederhana yang meminimalkan biaya produksi dan menjaga kelestarian lingkungan.