Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kompos Dari Dapur Sendiri: Inovasi Ember Tumpuk di RW 07 Cikalang Aliya Nindy Hapsari; Esty Verawati; Fahri Yanti Fadillah; Bunga Al Fitri; Yusya Hira Felicya; Nazwa Kanaya Malika Rahmat; Lafida Nisa Fauziah; Rifan Haqqi Fakhrulloh; Marisha Adzani Poetri; Aulia Nuri Najmi Rindani; Wulan Nur Aini; Panji Setyawan; Nissa Noor Annashr; Bella Kusuma Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3581

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga yang didominasi oleh limbah organik dan belum tertangani dengan baik memerlukan upaya edukasi serta solusi pengelolaan yang mudah diterapkan oleh masyarakat. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diperkenalkan penggunaan komposter ember tumpuk (SIKOMPAS) untuk mengolah sampah dapur menjadi pupuk organik. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga RW 07 Kelurahan Cikalang melalui edukasi mengenai jenis sampah organik, penjelasan prinsip kerja komposter, serta praktik langsung penyusunan bahan organik dengan bioaktivator. Hasil menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti seluruh tahapan pengomposan secara mandiri, dengan proses dekomposisi yang berjalan normal ditandai oleh terbentuknya pupuk organik cair (POC) pada hari ke-10–14 dan perkembangan kompos menuju kematangan pada minggu-minggu berikutnya. Antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif warga menunjukkan penerimaan yang baik terhadap teknologi sederhana ini serta potensi keberlanjutan praktik di tingkat rumah tangga. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif meningkatkan literasi lingkungan, mengurangi timbulan sampah organik, dan menghasilkan pupuk yang bermanfaat bagi tanaman pekarangan.
Pemanfaatan Air Cucian Beras sebagai Pupuk Cair Organik melalui Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) di RW 10, Kelurahan Mulyasari Najwa Septi Adwitiya; Dinar Puji Wardiani; Salwa Fathia Az Zahra; Luvita Puspitasari; Lista Gefarani Simanjuntak; Diska Maoli Nurmala; Salsabila Ayunigtyas; Sonia Rakhman; Irna Helena Siahaan; Dini Martini; Nabila Jatnikawati; Nurma Haerunnisa; Ilham Imam Baili; Yasmina Zahra Nuraini; Nissa Noor Annashr; Bella Kusuma Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3584

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga RW 10 Kelurahan Mulyasari dalam memanfaatkan air cucian beras sebagai pupuk cair organik. Minimnya pemahaman mengenai pengolahan limbah rumah tangga menyebabkan air cucian beras belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki potensi sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif partisipatif melalui penyuluhan dan praktik langsung bersama anggota Kelompok Wanita Tani (KWT). Tahapan kegiatan meliputi edukasi kandungan nutrisi air cucian beras, penjelasan fungsi setiap bahan tambahan, serta demonstrasi pembuatan pupuk cair organik hingga proses fermentasi selama 7–14 hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti seluruh tahapan pembuatan pupuk cair organik secara mandiri, mulai dari pencampuran bahan hingga pengamatan keberhasilan fermentasi berdasarkan perubahan warna, aroma, dan pembentukan buih. Peserta juga memahami manfaat penggunaan pupuk cair organik bagi tanaman dan dampaknya terhadap pengurangan limbah rumah tangga. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan masyarakat serta mendorong penerapan pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kemampuan warga dalam memanfaatkan limbah cair domestik sebagai pupuk organik sederhana yang dapat digunakan untuk menunjang pertanian pekarangan secara berkelanjutan.
Penerapan Teknologi Filter Air Sederhana sebagai Upaya Edukasi Sanitasi Air Bersih pada Siswa Kelas IV SDN 2 Setiamulya Kota Tasikmalaya Faza Yu’thika Muslim; Azka Zikra Andini Wulandati; Shakila Safa Maura; Amelia Amelia; A Aulliya Az-Zahra Ar-Rachman; Fahruniaji Nugraha; Berliana Nabilla Suhada; Denisa Suci; Mohamad Fajar Septia; Muhamad Wilza Faturahman; Nurmaya Salsabila; Nydia Raisya Putri; Inarotul Huda; Nissa Noor Annashr; Bella Kusuma Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 6 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i6.209

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang esensial bagi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak sekolah dasar yang rentan terhadap penyakit yang ditularkan melalui air. Penelitian ini dilakukan di SDN 2 Setiamulya dengan tujuan mengevaluasi efektivitas teknologi filter air  sederhana sebagai solusi peningkatan kualitas air sekolah sekaligus media edukasi sanitasi bagi siswa. Metode penelitian meliputi pembuatan dan penerapan filter air sederhana oleh siswa dengan penyusunan lapisan filter secara berurutan terdiri dari batu, kerikil, pasir, arang, tisu, dan kapas. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa efektivitas filtrasi sangat dipengaruhi oleh ketepatan dan kerapian penyusunan lapisan filter. Penerapan teknologi ini tidak hanya meningkatkan kualitas air, tetapi juga meningkatkan pemahaman serta kesadaran siswa akan pentingnya sanitasi air bersih. Program ini memberikan kontribusi edukatif dan teknis yang mendukung perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah.