Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kesehatan: Peran Penting Hemoglobin Terhadap Donor Darah A Arviani Desianti Nur; Dahniar Dahniar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4086

Abstract

Kegiatan donor darah merupakan upaya penting dalam menjaga ketersediaan darah yang aman dan berkualitas, salah satunya dipengaruhi oleh kadar hemoglobin (hb) pendonor. Rendahnya pemahaman masyarakat, khususnya pada kelompok usia produktif, mengenai peran hb menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ketidaksiapan dalam memenuhi persyaratan donor darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai peran penting hb terhadap kelayakan donor darah. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan di SMA Negeri 12 Makassar pada siswa kelas XII melalui penyampaian materi menggunakan media presentasi, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi kegiatan ini dilakukan secara deskriptif berdasarkan partisipasi dan antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengertian, fungsi, dan pentingnya kadar hb sebagai salah satu syarat utama donor darah. Edukasi kesehatan ini efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam mempersiapkan calon donor darah yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.
Faktor Yang Mempengaruhi Minat Siswa Untuk Menjadi Pendonor Darah Pemula Dahniar Dahniar; A Arviani Desianti Nur; Muh Riyan Hidayat; Hilya Tushaleha Syamri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 4 (2026): Februari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/wmv7n251

Abstract

Minat donor adalah ketertarikan seseorang untuk mendonorkan darahnya. Tujuan dari kegiatan pkm ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat siswa untuk menjadi pendonor darah pemula. Fokus kajian meliputi tingkat pengetahuan, sikap, motivasi, dukungan lingkungan, serta pengaruh edukasi kesehatan terhadap keputusan siswa dalam berpartisipasi sebagai pendonor darah. Metode yang digunakan dalam pemberian edukasi adalah metode ceramah dengan sasaran 50 siswa SMAN 12 Makassar. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan kemudian dilanjutkan pemeberian edukasi dan diskusi, serta pemeriksaan golongan darah. Pemberian edukasi memberikan pemahaman kepada siswa bahwa donor darah sangat penting dan memiliki banyak manfaat, selain itu juga diberikan edukasi terkait syarat-syarat untuk menjadi pendonor darah. Hasil edukasin menunjukkan bahwa minat siswa untuk menjadi pendonor darah pemula dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang baik, sikap positif, motivasi altruistik, serta dukungan dari sekolah dan lingkungan sosial. Edukasi dan sosialisasi donor darah secara berkelanjutan berperan penting dalam meningkatkan minat dan partisipasi siswa sebagai pendonor darah pemula.