Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kesehatan Anak Usia Dini Melalui Edukasi PHBS dan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Bersama Puskesmas Rembang di TK Pertiwi 1 Bantarbarang Undri Rastuti; Syahrul Al Aziz; Intan Nur Cahyani; Nessa Amelia; Sherlin Sherlin; Marsya Nayla Difani; Omar Al Arezki Buldhani; Ratri Alfaidah; Muhamad Saepul Holik; Feidinata Artandi; Vanesa Ariana Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4124

Abstract

Kegiatan KKN Unsoed Desa Bantarbarang, Rembang, Purbalingga ini bertujuan meningkatkan kesadaran anak usia dini terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta deteksi dini tumbuh kembang. Kegiatan ini dilaksanakan pada 21 Januari 2026 melibatkan 43 siswa TK Pertiwi 1 Bantarbarang melalui kolaborasi dengan Puskesmas Rembang dan bidan desa. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif melalui ceramah, pemutaran video, dan praktik langsung. Hasil kegiatan ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan aktif anak dalam kebiasaan hidup bersih serta pemantauan kesehatan perkembangan anak. Kesimpulannya, sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan pihak sekolah melalui pembelajaran interaktif dapat menjadi sarana efektif untuk mendukung kesehatan dan mendeteksi hambatan perkembangan anak sejak dini.
Pemanfaatan Nasi Basi sebagai Sumber Mikroorganisme Lokal (MOL) di Desa Wlahar Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga Undri Rastuti; Zaidan Naufal Zalfaan; Mutiara Dwi Utami; Heni Trisnawati; Faadhillah Aliya Shifa; Mutiara Nur Khikmah; Fajar Apriliansah; Farhan Al Majid; Yunita Dwi Puspita; Daiva Paundra Gevano; Farha Nur Aida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4125

Abstract

Kegiatan Tim KKN UNSOED 2026 kepada Masyarakat Desa Wlahar ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Wlahar mengenai pengelolaan sampah organik serta mengenalkan peluang ekonomi melalui pembuatan dan pengaplikasian biodekomposer alami dari sisa nasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi dan pelatihan langsung di lapangan, di mana masyarakat terlibat aktif dalam proses pembuatan mikroorganisme lokal (MOL) menggunakan bahan seperti nasi sisa, air cucian beras, seresah bambu, dan molase. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempraktikkan pembuatan MOL yang ditandai dengan keberhasilan proses fermentasi yang menghasilkan aroma segar seperti tape dan warna cokelat cerah. Penggunaan biodekomposer ini terbukti efektif mempercepat proses dekomposisi limbah rumah tangga pada biopori dalam kurun waktu 10 hingga 15 hari. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi produk aplikatif yang mendukung kemandirian ekonomi dan keberlanjutan lingkungan di Desa Wlahar.