Dewa Bagus Sanjaya
Pendidikan Dasar, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Discovery Learning-Based Civics Learning Assisted by Kahoot as an Effort to Improve Critical Thinking in Grade 5 Elementary School Students Ni Wayan Ari Kusuma Dewi; Dewa Bagus Sanjaya; Nengah Swastika
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 8 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v8i2.98331

Abstract

The low level of critical thinking skills among elementary school students remains a major issue in Civic Education (PKN) learning, particularly due to the dominance of conventional teaching approaches that limit active student engagement. In addition, the use of interactive digital media has not been optimally integrated to support higher-order cognitive processes. This study aims to analyze the effectiveness of Discovery Learning-based PKN instruction assisted by Kahoot in enhancing fifth-grade students’ critical thinking skills. This research employed a pre-experimental design using a One Shot Case Study model. The subjects consisted of 28 fifth-grade students. Data were collected through a critical thinking skills test developed based on established critical thinking indicators. The data were analyzed descriptively using SPSS to obtain the mean score, standard deviation, and the distribution of achievement across indicators. The findings indicate that Discovery Learning integrated with Kahoot promotes active student engagement and facilitates analytical reasoning, inference, and systematic decision-making processes. Conceptually, students’ critical thinking skills were categorized at a high level, with the indicator of providing simple explanations showing the strongest performance, while the strategy and tactics indicator still requires further improvement. The study concludes that the integration of active learning models and interactive digital media has positive implications for developing students’ critical thinking skills. These findings suggest that such instructional approaches are highly relevant for 21st-century Civic Education learning.
Pembelajaran PKN Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara Luh Putu Susilawati; Dewa Bagus Sanjaya; I Nengah Suastika
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.98329

Abstract

Kurikulum PKn yang menekankan pembentukan karakter kewarganegaraan dan praktik pembelajaran yang masih bersifat teoritis, kognitif, serta minim konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan kesadaran siswa kelas VI terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-shot case study terhadap 25 siswa kelas VI SD. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VI, yang berjumlah 27 orang, terdiri atas siswa laki-laki dan perempuan. Perlakuan dilakukan melalui satu kali pertemuan pembelajaran PKn berbasis CTL selama 90 menit. Instrumen yang digunakan adalah angket skala Likert dengan 20 item pernyataan yang mencakup aspek pengenalan konsep, pemahaman nilai, komitmen, serta refleksi moral. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor kesadaran siswa sebesar 64,48 dari skor maksimum 80, dengan standar deviasi 11,52, mengindikasikan adanya kecenderungan positif terhadap peningkatan kesadaran, meskipun dengan variasi individual yang cukup besar. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan CTL mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam memahami dan menginternalisasi konsep kewarganegaraan secara lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini merekomendasikan integrasi CTL secara berkelanjutan dalam pembelajaran PKn sebagai strategi transformasi pendidikan karakter di sekolah dasar.