Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN TP-PKK DESA CAGAKAGUNG DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN KELUARGA MELALUI URBAN FARMING BERBASIS HIDROPONIK DAN ECO-ENZIM Heri Susanto; Andi Iswoyo; Didik Daryanto; Pujianto Pujianto; Dedy Setiawan; Khilya Al Majida
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2804

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu Tim Penggerak PKK Desa Cagakagung Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik dalam mendukung ketahanan pangan keluarga melalui penerapan urban farming berbasis hidroponik dan pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk cair. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman pangan di lahan sempit, belum adanya pemanfaatan sampah rumah tangga, serta administrasi keuangan kelompok yang masih sederhana. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan yang diikuti oleh 38 anggota aktif PKK. Materi pelatihan mencakup pembuatan instalasi hidroponik sistem Deep Flow Technique (DFT), pengolahan limbah organik menjadi pupuk cair atau eco-enzim, serta pencatatan keuangan berbasis digital sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam budidaya hidroponik sebesar 60%, pembuatan pupuk cair sebesar 50%, dan pengelolaan administrasi keuangan sebesar 50%. Selain itu, terbentuk Kelompok Hidroponik PKK Cagakagung sebagai wadah keberlanjutan kegiatan dan pengelolaan hasil panen. Dampak program meliputi peningkatan pendapatan kelompok sekitar 10–15%, penguatan solidaritas sosial antaranggota, serta berkurangnya volume sampah organik rumah tangga. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas perempuan desa, menumbuhkan kesadaran lingkungan, dan memperkuat ketahanan pangan berbasis green economy di tingkat keluarga dan masyarakat.