This Author published in this journals
All Journal Center of Knowledge
Asmawarna Sinaga
Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Pelatihan Pembuatan Dimsum Dalam Meningkatkan Perekonomian Bagi Masyarakat Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat Anjur Perkasa Alam; Asmawarna Sinaga
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3330

Abstract

The dim sum making training activity in Batu Melenggang Village, Hinai District, Langkat Regency aimed to provide new skills to the community, especially housewives, so that they could develop a home-based culinary business that could increase family income. The method used was socialization and hands-on practice, carried out by a community service team consisting of six students from the Jam'iyah Mahmudiyah Langkat Institute with 20 participants. The socialization focused on home-based food business opportunities, economic benefits, and marketing strategies, followed by practical training on dim sum making, from ingredient preparation and wrapping techniques to the steaming process. The results of the activity showed high enthusiasm among the participants, as evidenced by their active involvement in each stage and their ability to produce dim sum with good taste and appearance. The production trial resulted in 60 pieces of dim sum with a production cost of around IDR 70,000 and a potential profit of IDR 50,000–IDR 80,000 per recipe, depending on the selling price. Participants also gained an understanding of the importance of taste standards, hygiene, packaging, and simple record-keeping in running a business. The initial impact of this activity can be seen from the formation of three small business groups that immediately produce and market dim sum in the surrounding area, with average sales of 80–120 pieces per week. Thus, this training not only provides technical cooking skills but also fosters an entrepreneurial spirit and opens up opportunities for improving the family economy in the village.
Pemberdayaan Usaha Keripik Singkong Sebagai Keterampilan Ekonomi Kreatif pada Usaha Keripik Cinta Mas Hendro di Desa Air Hitam Tanjungpura Langkat Asmawarna Sinaga; Anjur Perkara Alam
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.3331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan usaha keripik singkong “Keripik Cinta Mas Hendro” mampu menjadi keterampilan ekonomi kreatif yang meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Air Hitam, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari pelaku usaha dan pekerja yang terlibat langsung, sedangkan data sekunder berasal dari lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha keripik singkong memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga, dengan pendapatan bersih mencapai sekitar Rp 9.405.000 per bulan. Proses produksi dilakukan secara sederhana namun terstandar, mulai dari pemilihan singkong, pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Selain memberi keuntungan finansial, usaha ini juga melatih keterampilan masyarakat dalam hal produksi, manajemen, promosi, dan kerja sama. Keberadaan usaha turut membuka lapangan kerja baru, memberdayakan ibu rumah tangga, melibatkan pemuda desa, serta memberi kepastian pasar bagi petani singkong. Dampak positif lain yang dirasakan adalah tumbuhnya budaya menabung, meningkatnya rasa percaya diri, serta berkembangnya jaringan ekonomi desa. Penelitian ini menegaskan bahwa usaha kecil berbasis potensi lokal dapat menjadi jalan kemandirian ekonomi dan layak dikembangkan sebagai ikon oleh-oleh khas daerah.
Sosialisasi Literasi Masyarakat Mengenai Pemahaman dan Akad Produk Dana Talangan Umroh Asmawarna Sinaga; Suaib Lubis; Fauzi Ardianti
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3152

Abstract

Rendahnya penetrasi produk dana talangan umroh nasional (di bawah 15%) dipicu oleh minimnya literasi masyarakat, trauma sosial kasus penipuan travel, serta stigma negatif bahwa "berutang untuk ibadah" melanggar syariat dan mengurangi kemabruran. Untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk "Edukasi: Literasi Masyarakat Mengenai Pemahaman Dan Akad Produk Dana Talangan Umroh" dilaksanakan di Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman hukum Islam yang komprehensif mengenai kehalalan akad Ijarah Multijasa dan Qardh wal Ijarah sesuai Fatwa DSN-MUI serta regulasi OJK dan Kemenag RI. Metode pelaksanaan PKM menerapkan Participatory Educational Approach yang mencakup empat tahapan utama: persiapan/perizinan, sosialisasi edukatif, diskusi interaktif melalui Klinik Literasi dengan simulasi finansial 3 skenario, serta evaluasi dampak. Kegiatan ini diikuti secara penuh oleh 50 peserta dari kelompok masyarakat sektor informal dan majelis taklim berusia 30–55 tahun. Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan keberhasilan yang sangat signifikan dalam mengikis stigma negatif dan meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat. Pembekalan materi Fikih Muamalah, transparansi skema ujrah (biaya jasa) tanpa denda berganda, serta edukasi kewaspadaan travel resmi melalui SISKOPATUH terbukti mampu memulihkan kepercayaan publik dan mengeliminasi keraguan spiritual masyarakat dalam mengambil pembiayaan syariah. Implikasi dari kegiatan ini menegaskan pentingnya strategi Educational Marketing bagi praktisi LKS dan PPIU. Secara jangka panjang, program edukasi ini berkontribusi nyata mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah nasional serta melindungi masyarakat dari risiko pembiayaan ilegal maupun penipuan travel umroh bodong.