This study aims to analyze the effect of the Implementation of Accounting Information Systems (X1) and Internal Control Systems (X2) on the Quality of Accounting Information Systems (Y) at PT. Millennial Harum Mekar Sejahtera. The research method used is a quantitative method with data collection techniques through questionnaires to 33 respondents. The results of the F test show a significance value of 0.000 <0.05, which means that simultaneously X1 and X2 have a significant effect on Y. However, the results of the t test show that X1 has a significance value of 0.969 (> 0.05), so that it has no partial significant effect on Y. On the other hand, X2 has a significance value of 0.000 (<0.05), which indicates a positive and significant effect on Y. The conclusion of this study is that the Internal Control System plays an important role in improving the quality of accounting information systems, while the Implementation of Accounting Information Systems does not have a partial significant effect. The results of this study are in line with previous findings that emphasize the important role of internal control in maintaining the accuracy, reliability, and relevance of accounting information. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi (X1) dan Sistem Pengendalian Internal (X2) terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi (Y) pada PT. Milenial Harum Mekar Sejahtera. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 33 responden. Hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti secara simultan X1 dan X2 berpengaruh signifikan terhadap Y. Namun, hasil uji t menunjukkan bahwa X1 memiliki nilai signifikansi 0,969 (> 0,05), sehingga secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Y. Sebaliknya, X2 memiliki nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap Y. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Sistem Pengendalian Internal berperan penting dalam meningkatkan kualitas sistem informasi akuntansi, sedangkan Penerapan Sistem Informasi Akuntansi tidak memberikan pengaruh signifikan secara parsial. Hasil penelitian ini sejalan dengan temuan sebelumnya yang menekankan peran penting pengendalian internal dalam menjaga akurasi, keandalan, dan relevansi informasi akuntansi.