ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Earnings Per Share (EPS) dan Price to Book Value (PBV) terhadap harga saham perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya indikator kinerja keuangan dalam memengaruhi keputusan investor dan pergerakan harga saham. Kajian pustaka berfokus pada teori sinyal dan teori nilai perusahaan yang menjelaskan bahwa EPS dan PBV mencerminkan kinerja serta prospek perusahaan di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian terdiri atas 70 perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di BEI, sedangkan teknik purposive sampling menghasilkan 46 perusahaan dengan 138 observasi. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan pada situs resmi BEI dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda data panel melalui aplikasi E-Views 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPS dan PBV secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. EPS yang tinggi menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba per saham, sedangkan PBV yang tinggi mencerminkan nilai perusahaan dan kepercayaan investor yang baik. Nilai koefisien determinasi sebesar 99,88% menunjukkan bahwa variasi harga saham sebagian besar dapat dijelaskan oleh EPS dan PBV melalui Fixed Effect Model. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi investor sebagai dasar dalam melakukan analisis fundamental sebelum mengambil keputusan investasi, sekaligus menjadi masukan bagi manajemen perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan melalui penguatan kinerja keuangan. Dari sisi akademis, penelitian ini memperkaya bukti empiris mengenai penerapan Signalling Theory pada sektor infrastruktur di Indonesia serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang mengkaji determinan harga saham pada sektor strategis. Kata Kunci: Earnings Per Share (EPS), Price to Book Value (PBV), harga saham, perusahaan infrastruktur, Bursa Efek Indonesia ABSTRACT This study aims to analyze the effect of Earnings Per Share (EPS) and Price to Book Value (PBV) on stock prices of infrastructure sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2022–2024. The study is based on the importance of financial performance indicators in influencing investor decisions and stock price movements. The literature review focuses on signaling theory and firm value theory, which explain that EPS and PBV reflect company performance and future prospects. This research employed a quantitative approach with an ex post facto design. The population consisted of 70 infrastructure companies listed on the IDX, while purposive sampling resulted in 46 companies with 138 observations. Data were collected from annual financial reports published on the IDX official website and analyzed using panel data multiple linear regression with E-Views 12. The findings reveal that EPS and PBV individually and simultaneously have a positive and significant effect on stock prices. Higher EPS indicates stronger profitability per share, whereas higher PBV reflects better firm value and investor confidence. The coefficient of determination of 99.88% shows that stock price variations are largely explained by EPS and PBV through the Fixed Effect Model. This study provides practical insights for investors as a basis for conducting fundamental analysis before making investment decisions, while also offering guidance to company management on how to increase corporate value by improving financial performance. From an academic perspective, this study enriches the empirical evidence regarding the application of Signaling Theory in Indonesia’s infrastructure sector and serves as a reference for future research examining the determinants of stock prices in strategic sectors. Keywords: Earnings Per Share (EPS), Price to Book Value (PBV), stock prices, infrastructure companies, Indonesia Stock Exchange