Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Konfigurasi Ruang Terhadap Bangkitan Pergerakan di Kelurahan Butung, Kota Makassar dengan Metode Pendekatan Space Syntax  Nur Miftahul Janna. B; Nini Apriani Rumata; M. Nurhidayat
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/g79rvm28

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konfigurasi ruang terhadap bangkitan pergerakan di Kelurahan Butung, Kota Makassar, dengan menggunakan pendekatan Space Syntax. Kawasan ini memiliki intensitas mobilitas yang tinggi karena keberadaan Pelabuhan Soekarno-Hatta dan Pasar Butung yang berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi regional serta menarik arus pergerakan lokal maupun antarwilayah. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis deskriptif dan analisis spasial, disertai pemetaan konfigurasi jaringan jalan berdasarkan parameter connectivity, integration, dan intelligibility untuk mengetahui tingkat keterhubungan, aksesibilitas, serta keterbacaan ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruas jalan dengan tingkat konektivitas dan integrasi yang tinggi, seperti Jalan Nusantara dan Jalan Tentara Pelajar, berperan sebagai koridor utama dan pusat bangkitan pergerakan. Sebaliknya, jalan lokal dengan nilai konektivitas rendah cenderung memiliki akses terbatas, aktivitas yang lebih rendah, serta tingkat keterbacaan ruang yang kurang baik. Secara keseluruhan, semakin tinggi tingkat keterhubungan dan integrasi ruang, semakin besar pula potensi bangkitan pergerakan yang terjadi. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan struktur ruang yang terintegrasi untuk mendukung sistem mobilitas perkotaan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.   KATA KUNCI Kawasan industri, penggunaan lahan, perubahan sosial ekonomi, PT. IPIP, Pomalaa.   ABSTRACT: This study aims to analyze the influence of spatial configuration on trip generation in Kelurahan Butung, Makassar City, using the Space Syntax approach. The area experiences high mobility intensity due to the presence of Soekarno-Hatta Port and Butung Market, which function as regional economic activity centers and attract both local and interregional movement. The research methods include descriptive and spatial analysis, supported by mapping the road network configuration based on the parameters of connectivity, integration, and intelligibility to determine the level of spatial linkage, accessibility, and legibility. The results show that road segments with high connectivity and integration, such as Jalan Nusantara and Jalan Tentara Pelajar, act as main corridors and centers of trip generation. In contrast, local roads with low connectivity values tend to have limited access, lower activity levels, and poor spatial legibility. Overall, the higher the level of spatial connectivity and integration, the greater the potential for trip generation. These findings emphasize the importance of integrated spatial planning to support an effective, efficient, and sustainable urban mobility system. Keywords: Spatial configuration, trip generation, space syntax, Kelurahan Butung
Pengaruh Pembangunan Kawasan PT. Indonesia Pomalaa Industrial Park Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Akibat Perubahan Penggunaan Lahan di Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Utara Nurul Hudaya; M. Nurhidayat; Nini Apriani Rumata
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/byq7se06

Abstract

ABSTRAK: Pembangunan kawasan industri PT. Indonesia Pomalaa Industrial Park (PT. IPIP) sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional membawa dampak signifikan terhadap penggunaan lahan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi dan perubahan penggunaan lahan serta menganalisis pengaruh pembangunan kawasan industri terhadap aspek sosial ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan teknik analisis spasial, interpretasi citra, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan kawasan industri mengubah penggunaan lahan dari pertanian dan hutan menjadi industri dan permukiman, serta mempengaruhi struktur sosial ekonomi masyarakat, termasuk pendapatan, jenis pekerjaan, dan biaya hidup. Penelitian ini merekomendasikan perencanaan tata ruang yang berkelanjutan agar dampak negatif dapat diminimalkan.KATA KUNCIKawasan industri, penggunaan lahan, perubahan sosial ekonomi, PT. IPIP, Pomalaa. ABSTRACT: The development of the PT. Indonesia Pomalaa Industrial Park (PT. IPIP) industrial area, as part of a National Strategic Project, has significantly affected land use and the socio-economic conditions of the community in Pomalaa District, Kolaka Regency. This study aims to identify the current and changing land use and analyze the impact of industrial development on the socio-economic aspects of the local community. The research method combines qualitative and quantitative descriptive approaches using spatial analysis, image interpretation, and multiple linear regression. The results show that industrial development has converted agricultural and forest land into industrial and residential areas, influencing socio-economic structures such as income, employment, and cost of living. This research recommends sustainable spatial planning to minimize negative impactsKeywords:Industrial area, land use, socio-economic changes, PT. IPIP, Pomalaa