Jumaking Jumaking
Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Stamina

Survei Tingkat Kedisiplinan Siswa Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Karate Jumaking Jumaking; Rosti Rosti; Hasnani Hasnani
JURNAL STAMINA Vol 5 No 7 (2022): Jurnal Stamina Edisi September 2022
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v5i7.1135

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui tingkat kedisiplinan siswa pada kegiatan ekstrakurikuler karate di SMP Negeri 1 Mowewe. Penelitian ini termasuk penelitian deskriftif kuantitatif yang berfokus pada metode survei. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler karate di SMP Negeri 1 Mowewe yang berjumlah 40 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner tingkat kedisiplinan siswa yang terbagi terbagi menjadi empat bagian aspek kedisiplinan yaitu: keteladanan, kepatuhan, kesetiaan dan ketertiban. Kuesioner tingkat kedisiplinan siswa memuat 30 item dengan 4 alteratif jawaban yaitu: sangat sesuai, sesuai, tidak sesuai, dan sangat tidak sesuai. Reliabilitas intrumen dihitung dengan menggunakan Alpha Cronbach dengan nilai koefisien reliabilitas sebesar. Data dianalisis denga kategorisasi dengan lima kategori yaitu: sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Berdasarkan hasil analisis diperoleh tingkat kedisiplinan siswa pada kegiatan ekstrakurikuler karate di SMP Negeri 1 Mowewe Sebagian besar berada pada kategori tinggi (kategori sangat tinggi 45% dan kategori tinggi 47,5%), hasil ini memungkinkan siswa memili jawaban yang bagus atau memang memiliki kedisiplinan yang baik. Dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa 92,5% siswa berada pada tingkat kedisiplinan tinggi, 2,5% berada pada kategori sedang, dan 5% berada pada kategori rendah sehingga dengan hasil itu dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan siswa pada ekstrakurikuler karate di SMP Negeri 1 Mowewe berada pada kategori tinggi. Berdasarkan item kuesioner yang skornya rend ah disajikan usulan topik-topik peningkatan kedisiplinan
Hubungan Kekuatan Otot Lengan Dan Kelincahan Dengan Kemampuan Menggiring Bola Siswa Ekstrakurikuler Bola Basket Rosti Rosti; Jumaking Jumaking; Rizky Putri Aprilia
JURNAL STAMINA Vol 5 No 8 (2022): Jurnal Stamina Edisi Desember 2022
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to know the relationship between the independent variable and the dependent variable. Where the independent variables include arm muscle strength and also agility. The dependent variable is the ability to dribble. The type of research used in this research is quantitative research through the correlation method with the application of total sampling. The instruments used were the Push up test instrument, the shuttle run test and the zig zag dribbling test. The data were analyzed through prerequisite testing and hypothesis testing through the rule that: (1) there is a significant relationship between arm muscle strength and the ability to dribble a basketball with a correlation value of 0.691 which is included in the category of strong relationship level. (2) there is a significant relationship between agility and ability when dribbling a basketball with a correlation value of 0.544 which is included in the moderate relationship level category. (3) there is a simultaneous significant relationship to the three variables of arm muscle strength, agility, and ability to dribble with a correlation value of 0.691 which is included in the category of strong relationship level.
Peningkatan Hasil Belajar Lompat Jauh Dengan Menggunakan Media Box Pada Siswa Jumaking Jumaking; Wahyudin Wahyudin
JURNAL STAMINA Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Stamina Edisi Maret
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v6i1.1227

Abstract

Abstract This study aims to improve the quality of long jump learning for students at SMKN 1 Makassar. This type of research is classroom action research (PTK) which consists of 4 steps, namely: planning, action, observation and reflection. Classroom action was carried out in several cycles, each cycle consisting of two meetings of 2 x 45 minutes each. Using the media box as a form of long jump game is used to improve long jump learning. Initial long jump data showed that 43% completed from the total frequency 13 and 57% incomplete from the total frequency 17. The results of the performance of the long jump cycle 1 which scored 87.50 were 1 person and 8 people who got 81.3 and 16 who getting a score of 75.00 and 1 person getting a score of 62.5 and 4 people getting a score of 56.3 and the long jump percentage shows 25 students (83.33%) in the complete category and (16.67%) in the incomplete category. The results of the performance of the long jump in cycle 2 which got a score of 87.50 were 9 people and 6 people who got a score of 81.25 and 15 people who got a score of 75. And the percentage of the long jump showed 30 students (100%) in the complete category and (0 %) the long unfinished category and the long jump also increased. The results for the performance of the long jump cycle 1 showed 25 students (83%) in the complete category and 5 students (17%) in the incomplete category. Meanwhile, the results for the long jump performance in cycle 2 showed 30 students (100%) in the complete category and (0% ) incomplete category. Keywords: Long Jump Learning Outcomes, Media Box Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran lompat jauh pada siswa SMKN 1 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 4 langkah langkah, yakni : perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pelaksanaan tindakan kelas dilakukan dalam beberapa siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan masing-masing 2 x 45 menit. Dengan menggunakan media box sebagai bentuk permainan lompat jauh gunanya untuk meningkatkan pembelajaran lompat jauh. Data awal lompat jauh menunjukkan 43% tuntas dari jumlah frekuensi 13 dan 57% tidak tuntas dari jumlah frekuensi 17. Hasil dari unjuk kerja lompat jauh siklus 1 yang mendapatkan nilai 87,50 sebanyak 1 orang dan 8 orang yang mendapatkan 81,3 dan 16 yang mendapatkan nilai 75,00 dan 1 orang yang mendapatkan nilai 62,5 dan 4 orang yang mendapatkan nilai 56,3 dan persentase lompat jauh menunjukkan 25 siswa (83,33%) kategori tuntas dan (16,67%) kategori tidak tuntas. Hasil dari unjuk kerja lompat jauh siklus 2 yang mendapatkan nilai 87,50 sebanyak 9 orang dan 6 orang yang mendapatkan nilai 81,25 dan 15 orang yang mendapatkan nilai 75.Dan persentase lompat jauh menunjukkan 30 siswa (100%) kategori tuntas dan (0%) kategori tidak tuntas jauh dan lompatan lompat jauh ikut meningkat. Hasil untuk unjuk kerja lompat jauh siklus 1 menunjukkan 25 siswa (83%) kategori tuntas dan 5 siswa (17%) kategori tidak tuntas.Sedangakan untuk hasil unjuk kerja lompat jauh siklus 2 menunjukkan 30 siswa (100%) kategori tuntas dan (0%) kategori tidak tuntas. KataKunci : Hasil Belajar Lompat Jauh, Media Box