Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Organizational Commitment dan Work Environment Terhadap Organizational Citizenship Behavior For The Environment Pada Perusahaan Daun Kelor Sumenep Rohmatul Putri Choiroh; Zainiyatul Afifah; Miftahul Jannah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9460

Abstract

Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan isu keberlanjutan, peran karyawan dalam perilaku pro-lingkungan di tempat kerja menjadi krusial. Organizational citizenship behavior for the environment menggambarkan tindakan sukarela karyawan yang melampaui tugas formal mereka untuk berkontribusi pada perlindungan lingkungan. Namun Organizational citizenship behavior for the environment pada karyawan tidak berjalan begitu saja ada faktor yang mempengaruhinya sehingga adanya organizational commitmen dan work environment dalam penelitian ini akan dilakukan uji untuk melihat pengaruhnya. Studi ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan dengan metode survei yang berbasis kuesioner untuk memperoleh data primer. Populasi dari penelitian ini adalah karyawan dari perusahaan daun kelor di Sumenep. Sebanyak 40 responden dipilih berdasarkan teori Hair & Rangle dengan teknik simple random sampling. Data yang telah terkumpul dianalisis secara komprehensif menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa organizational commitmen dan work environment berpengaruh secara signifikan terhadap Organizational citizenship behavior for the environment. Penelitian ini dapat memberikan panduan bagi manajemen perusahaan daun kelor di Sumenep atau industri sejenis dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berorientasi lingkungan.
Between Home and Office: Exploring Generational Differences in Work Life Balance and Employee Performance in Hybrid Organizations Zainiyatul Afifah; Achmad Rizal Nurhuda
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9468

Abstract

Work life balance (WLB) menjadi tantangan utama di era kerja fleksibel, terutama ketika batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi semakin kabur. Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman karyawan dalam menyeimbangkan peran kerja–keluarga serta implikasinya terhadap kinerja, dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima karyawan dari berbagai generasi di sebuah perusahaan jasa keuangan di Indonesia yang menerapkan sistem kerja hybrid, dengan jumlah partisipan ditentukan hingga mencapai titik jenuh data (data saturation). Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola pengalaman yang berulang. Hasil menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja memberikan manfaat signifikan bagi karyawan dengan tanggungan keluarga, meskipun rentan terhadap konflik peran ketika dukungan domestik dan organisasi terbatas. Perbedaan generasional juga muncul: generasi Z lebih tegas menetapkan batas kerja–pribadi, sedangkan generasi Milenial lebih rentan terhadap burnout akibat tumpang tindih peran. Dukungan supervisor, kebijakan hybrid berbasis tugas, dan pelatihan manajemen waktu terbukti menjadi faktor kunci dalam menjaga produktivitas dan keterlibatan karyawan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori WLB dengan menyoroti dimensi tahap kehidupan (life-stage) dan konsistensi implementasi kebijakan (implementation fidelity), serta secara praktis memberikan rekomendasi bagi organisasi untuk merancang kebijakan MSDM yang adaptif, suportif, dan berkelanjutan di konteks negara berkembang