Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Kecerdasan Emosional, Kemampuan Beradaptasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Stres Kerja Karyawan Gen Z Di Wilayah Surakarta Lailly Yuli Pawestri; Muhammad Farid Wajdi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9745

Abstract

Studi ini dimaksudkan guna mengkaji keterkaitan kecerdasan emosional, kemampuan beradaptasi, dan motivasi kerja terhadap stres kerja karyawan Generasi Z di wilayah Surakarta. Penelitian ini dilandasi oleh teori Emotional Intelligence (Goleman), teori Adaptasi (Schneiders), serta hierarki kebutuhan Maslow, yang menekankan peran kompetensi emosional, fleksibilitas perilaku, dan dorongan motivasional dalam memengaruhi respons stres individu di lingkungan kerja modern. Pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory digunakan dalam penelitian ini, melalui pengujian hipotesis dengan serangkaian uji asumsi klasik serta analisis regresi linier berganda. Populasi studi meliputi karyawan Gen Z yang bekerja di wilayah Surakarta, sedangkan penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria usia, domisili, dan status pekerjaan. Sebanyak 100 responden berpartisipasi dalam penelitian ini melalui pengisian kuesioner berskala Likert. Kajian mengungkapkan bahwasannya kecerdasan emosional memberikan efek signifikan terhadap stres kerja mencapai angka signifikansi 0,008 (< 0,05), sehingga H1 diterima. Kemampuan beradaptasi juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,039 (< 0,05), maka H2 diterima. Sebaliknya, motivasi kerja tidak berefek signifikan terhadap stres kerja dengan nilai signifikansi 0,749 (> 0,05), sehingga H3 ditolak. Secara simultan, ketiga variabel independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap stres kerja dengan nilai signifikansi < 0,001, sebagaimana terlihat dari uji F. Nilai Adjusted R² diangka 0,273 mengindikasikan bahwasannya 27,3% variasi stres kerja dapat dipahami melalui kecerdasan emosional, kemampuan beradaptasi, dan motivasi kerja, sementara ketidaksesuaian yang tersisa berasal dari elemen-elemen yang tidak tercakup dalam model. Studi membuktikan bahwasannya sensitivitas emosional dan tuntutan adaptasi yang tinggi merupakan faktor dominan yang memengaruhi tingkat stres pada karyawan Gen Z di lingkungan kerja yang dinamis.
Upaya Memperkuat Kemuhammadiyahan dalam Kehidupan Beragama dan Sosial dengan Pendekatan Implementatif pada Masyarakat Solo Raya Lailly Yuli Pawestri; Agustin Luthfiyani Rahmawati; Izzuddin Iqbal Kurniawan; Muhammad Ferta Ihza Irfani; Raditya Rakha Ramadhany Bintoro
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2024: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surakarta adalah kota besar yang memiliki peran penting dalam perkembangan Islam di tanah Jawa dan mayoritas penduduk di Solo Raya menganut agama Islam. Masyarakat Indonesia khususnya Solo Raya masih banyak yang mengalami buta aksara Al-Qur'an. Untuk mengatasi tantangan rendahnya perkembangan islam oleh masyarakat Solo Raya, langkah-langkah implementatif perlu diambil guna memperkuat kemuhammadiyahan dalam kehidupan beragama. Dasar dari membaca Al-Qur'an yaitu tajwid sebagai kaidah dan cara-cara membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Oleh karena itu, Islam menganjurkan para umat muslim untuk senantiasa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Untuk meningkatkan pemahaman dan praktik agama Islam sesuai dengan prinsip-prinsip Muhammadiyah, serta menciptakan minat bagi masyarakat Solo Raya untuk lebih memahami prinsip-prinsip tersebut.