Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH HEALTH EDUCATION DENGAN MEDIA LEAFLET PADA REMAJA PUTRI DALAM DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA MELALUI PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) Devi Roliana; Redha Ulfa; Silvia Mariana; Rosa Riya
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 16 No 2 (2026): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v16i2.489

Abstract

Breast cancer is the most common type of cancer among women in Indonesia, with an incidence rate of 42.1 cases and a mortality rate of 17 deaths per 100,000 population, resulting in over 22,000 deaths (Indonesian Ministry of Health, 2022). This study aimed to examine the impact of health education using leaflets on adolescent girls regarding early breast cancer detection through breast self-examination (BSE). This quantitative study employed a one-group pretest-posttest design and was conducted at the AN-Nur Islamic Boarding School between January and February 2026. The study population comprised all adolescent girls at the AN-Nur Islamic Boarding School, totaling 85 individuals. A random sampling technique using Slovin's formula resulted in a sample of 46 respondents. The independent variables were knowledge and attitude, while the dependent variable was health education using leaflets. The results showed that the knowledge of adolescent girls at the AN-Nur Islamic Boarding School improved following the BSE health education, with the mean score rising from 1.33 to 2.78; their attitudes also improved, with the mean score increasing from 1.07 to 2.00. The study concludes that there was a significant impact on the knowledge and attitudes of the adolescent girls—based on the difference between pretest and posttest results—at the AN-Nur Islamic Boarding School, with a p-value of 0.001 (<0.05).
Hubungan Pengetahuan dan Sikap pada Remaja terhadap Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Seksual di SMK Negeri 01 Sungai Penuh Tahun 2026 Ulfa Runing Sari; Redha Ulfa
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1177

Abstract

Perilaku seksual berisiko pada remaja merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang dapat berdampak pada terjadinya kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi merupakan faktor yang dapat memengaruhi perilaku seksual remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja di SMK Negeri 01 Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Negeri 01 Sungai Penuh. Sampel penelitian berjumlah 54 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 55,6% responden memiliki pengetahuan yang baik tentang kesehatan reproduksi, 59,3% memiliki sikap positif terhadap kesehatan reproduksi, dan 57,4% memiliki perilaku seksual tidak berisiko. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja (p-value = 0,000) dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap terhadap kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja (p-value = 0,000). Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi berhubungan dengan perilaku seksual remaja. Diperlukan peningkatan edukasi kesehatan reproduksi untuk membentuk perilaku seksual yang sehat dan bertanggung jawab pada remaja.