Muhammad Pasca Ashar
Program Studi Teknik Lingkungan, UPN “Veteran” Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Literatur Tentang Sistem Desain TPA Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Muhammad Pasca Ashar; Husna Muizzati Shabrina
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 7 No 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-VII
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v7i1.16825

Abstract

Pengelolaan sampah yang berkelanjutan masih menjadi tantangan di Indonesia, terutama karena banyak Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang masih beroperasi dengan sistem Open Dumping. Padahal berbagai regulasi seperti UU No. 18 Tahun 2008, PP No. 81 Tahun 2012, PermenPU No. 03 Tahun 2013, serta SNI 03-3241-1994 telah menetapkan standar teknis dan lingkungan dalam perancangan TPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem desain TPA dengan fokus pada komponen utama seperti sistem liner, saluran pengumpul lindi, pengelolaan gas metana, zona penyangga, serta fasilitas pendukung lainnya, serta membandingkan praktik di lapangan dengan regulasi yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode Kajian Literatur (Literature Review) deskriptif-analitis dengan sumber literatur yang diperoleh dari Google Scholar, Scopus, serta berbagai regulasi nasional terkait pengelolaan sampah. Proses pencarian awal menghasilkan 50 literatur yang kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh 12 literatur utama, dengan minimal 60% merupakan publikasi tahun 2021–2025. Analisis dilakukan melalui komparasi antara standar desain dalam regulasi dan praktik pengelolaan TPA pada berbagai studi kasus serta analisis kesenjangan (Gap Analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa desain TPA berbasis Sanitary Landfill dapat meminimalkan risiko pencemaran lingkungan, namun implementasinya masih menghadapi kendala teknis, keterbatasan pendanaan, serta kurangnya data lingkungan seperti permeabilitas tanah dan kedalaman muka air tanah (MAT). Kajian ini memberikan sintesis mengenai kesenjangan antara standar regulasi dan praktik pengelolaan TPA yang dapat menjadi acuan dalam pengembangan desain TPA yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia.