Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Monitoring Kinerja ASN dalam Penerapan Kebijakan Work From Home (WFH): Studi pada Dinas XYZ Provinsi Jawa Barat Alifah Haya Nabila; Eko Kusdianto; Ramdani Priatna
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11649

Abstract

Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) pada Aparatur Sipil Negara (ASN) menuntut adanya monitoring kinerja yang efektif untuk memastikan ketercapaian target kerja dan akuntabilitas pegawai. Namun, pelaksanaan monitoring kinerja selama WFH masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya belum tersedianya pedoman monitoring kinerja yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan monitoring kinerja ASN, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menyusun rancangan pedoman monitoring kinerja ASN di Dinas XYZ Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pejabat yang terlibat dalam monitoring kinerja, pengelola kepegawaian, dan ASN yang melaksanakan WFH. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan verifikasi data melalui triangulasi sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa monitoring kinerja ASN selama WFH telah dilaksanakan melalui tahap persiapan, pengelolaan, dan tindak lanjut monitoring. Monitoring didukung oleh pemanfaatan aplikasi e-Kinerja Jabar, K-Mob, WhatsApp, Zoom Meeting, dan media digital lainnya. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa belum adanya pedoman teknis monitoring, perbedaan karakteristik pekerjaan, keterbatasan sistem digital, serta perbedaan tingkat disiplin dan responsivitas ASN. Berdasarkan hasil penelitian, disusun rancangan pedoman monitoring kinerja ASN sebagai output dari penelitian dan menjadi acuan untuk mendukung pelaksanaan monitoring yang lebih sistematis, terukur, dan akuntabel.