Transformasi digital telah menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung pembangunan ekonomi perdesaan, termasuk dalam penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai instrumen penggerak ekonomi lokal. Meskipun kajian mengenai BUMDes dan pembangunan perdesaan terus berkembang, pemetaan komprehensif terkait perkembangan penelitian transformasi digital usaha perdesaan dan implikasi ekonominya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan literatur, memetakan struktur pengetahuan, mengidentifikasi tema penelitian dominan, pola kolaborasi ilmiah, serta mengkaji implikasi ekonomi transformasi digital bagi BUMDes. Penelitian menggunakan pendekatan bibliometrik dengan sumber data berasal dari basis data Scopus periode 2010–2025. Proses pencarian menghasilkan 349 dokumen yang dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Analisis dilakukan melalui research performance analysis, co-occurrence analysis, co-authorship analysis, dan citation analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi mengenai transformasi digital usaha perdesaan mengalami peningkatan signifikan terutama setelah tahun 2020, dengan Indonesia sebagai kontributor publikasi terbesar. Pemetaan struktur pengetahuan menunjukkan bahwa tema penelitian didominasi oleh kewirausahaan, inovasi, tata kelola, modal sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan perdesaan. Analisis jaringan kata kunci menghasilkan enam klaster utama yang menunjukkan karakter multidisipliner bidang kajian. Hasil citation analysis menunjukkan bahwa pembangunan perdesaan, kewirausahaan sosial, dan pengembangan ekonomi lokal menjadi fondasi intelektual utama penelitian. Transformasi digital terbukti berpotensi meningkatkan efisiensi usaha, memperluas akses pasar, memperkuat daya saing ekonomi lokal, serta meningkatkan transparansi pengelolaan BUMDes. Namun, keterbatasan infrastruktur, literasi digital, dan kapasitas