Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Sistem Pemesanan dan Pemanfaatan Media Digital untuk Promosi pada King Bakso Paiton Rizki Alif Ramadhani; Deddy Junaedi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11694

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha kuliner untuk menerapkan sistem pemesanan digital dan memanfaatkan media digital sebagai upaya meningkatkan efisiensi operasional serta efektivitas promosi. King Bakso Paiton merupakan salah satu usaha kuliner yang telah mengimplementasikan sistem pemesanan digital berbasis ESB dan memanfaatkan media digital dalam kegiatan operasional maupun pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi sistem pemesanan digital dalam kegiatan operasional sehari-hari, pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi, serta kelebihan dan kekurangan sistem pemesanan digital terhadap efisiensi operasional di King Bakso Paiton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola, karyawan, dan customer sebagai informan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem pemesanan digital mampu meningkatkan efisiensi operasional melalui integrasi proses pemesanan, transaksi, pencatatan penjualan, dan penyusunan laporan secara otomatis sehingga mempermudah pengelolaan usaha, mempercepat pelayanan, serta mengurangi kesalahan pencatatan. Pemanfaatan media digital melalui Instagram, TikTok, WhatsApp Business, dan Google Maps berperan efektif sebagai sarana promosi dengan memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan interaksi dengan pelanggan, serta memengaruhi keputusan konsumen untuk berkunjung. Selain itu, sistem pemesanan digital memberikan berbagai kelebihan, antara lain meningkatkan efisiensi kerja, mempermudah pengawasan operasional, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Adapun kekurangan yang ditemukan berupa ketergantungan terhadap jaringan internet dan pasokan listrik, perlunya proses adaptasi bagi pengguna baru, serta masih adanya sebagian pelanggan yang memerlukan pendampingan dalam menggunakan sistem digital. Meskipun demikian, berbagai kendala tersebut dapat diantisipasi melalui prosedur operasional cadangan sehingga implementasi sistem digital tetap memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan efisiensi operasional usaha.