Gerald Gregorius Natalino
Univeristas Katolik Indonesia Atma Jaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas, Capital Intensity, dan Firm Size Terhadap Praktik Tax Avoidance pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bei Pada Tahun 2021–2024 Gerald Gregorius Natalino; Andang Wirawan Setiabudi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, capital intensity, dan firm size terhadap praktik tax avoidance pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 107 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan profitabilitas, capital intensity, dan firm size berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, dengan nilai F hitung sebesar 8,917 dan signifikansi < 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,184 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 18,4% variasi tax avoidance, sedangkan 81,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Secara parsial, profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance (β = -13,216; p = 0,006), yang menunjukkan bahwa peningkatan profitabilitas cenderung menurunkan praktik tax avoidance. Sebaliknya, capital intensity berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance (β = 17,517; p < 0,001), sehingga semakin tinggi proporsi aset tetap, semakin besar kecenderungan perusahaan melakukan tax avoidance. Sementara itu, firm size tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance (β = 7,187; p = 0,570). Temuan penelitian menunjukkan bahwa capital intensity merupakan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi praktik tax avoidance, sedangkan profitabilitas berpengaruh negatif dan ukuran perusahaan tidak menjadi faktor penentu dalam praktik tersebut.