Perencanaan keuangan yang efektif menjadi elemen krusial bagi keberlangsungan perusahaan, khususnya dalam pengelolaan Capital Expenditure (CAPEX) dan Operational Expenditure (OPEX). Transformasi digital yang berkembang pesat di Indonesia turut mengubah struktur pengeluaran perusahaan, dari investasi aset tetap (CAPEX) menuju biaya layanan berbasis langganan (OPEX), sehingga pemahaman yang tepat mengenai klasifikasi kedua komponen ini menjadi semakin penting agar tidak terjadi kesalahan dalam penyusunan anggaran maupun pengambilan keputusan investasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada mitra mengenai optimalisasi perencanaan keuangan melalui pemahaman dan implementasi CAPEX serta OPEX. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Oktober 2025 di PT Sahabat Agro Group melalui metode pemaparan materi yang terbagi dalam tiga sesi, meliputi manajemen budgeting, penerapan CAPEX dan OPEX dalam agribisnis berdasarkan IAS 16 dan IAS 41, serta financial modeling dan manajemen risiko, yang diikuti oleh 17 peserta dari kalangan manajer dan kepala divisi Accounting, Finance, dan Tax. Hasil evaluasi menggunakan kuesioner terhadap empat indikator (edukatif, objektif, akuntabel, dan transparan) menunjukkan skor rata-rata antara 3,5 dan 3,6 dari skala Sangat Tidak Setuju hingga Sangat Setuju, yang mengindikasikan bahwa kegiatan ini dinilai bermanfaat, relevan, dan mudah dipahami oleh peserta. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pemahaman yang komprehensif terhadap CAPEX dan OPEX merupakan fondasi penting dalam mendukung strategi perencanaan keuangan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan, serta peserta berharap adanya program lanjutan yang lebih bersifat aplikatif seperti workshop atau pelatihan teknis.