Wa Ode Septi Immas M
S1 Gizi. Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembuatan SPAL (Saluran Pembuangan Air Limbah) Sederhana dan Kompos Rumah Tangga Sebagai Upaya Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Keluarga Sebriyanti Sebriyanti; Wa Ode Septi Immas M; Siti Salmatiah; Hasmiati Aponda; Elmi Dahlia Dano; Triatin Nana Tasya
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i3.10212

Abstract

Pengelolaan limbah rumah tangga dan sanitasi lingkungan yang kurang baik masih menjadi permasalahan kesehatan lingkungan yang dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit di masyarakat. Pembuangan limbah cair rumah tangga dan sampah organik yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan serta menurunkan kualitas kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai sanitasi lingkungan melalui implementasi pembuatan SPAL sederhana dan kompos rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2026 di Desa Kamelanta, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara dengan melibatkan 30 orang peserta masyarakat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, edukasi dan demonstrasi langsung mengenai pembuatan SPAL sederhana serta pengolahan sampah organik menjadi kompos rumah tangga menggunakan bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap tingkat kehadiran, partisipasi dan pemahaman peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta hadir penuh dan aktif mengikuti diskusi maupun demonstrasi praktik. Pemahaman peserta mengenai sanitasi lingkungan, fungsi SPAL sederhana, pengelolaan limbah rumah tangga dan pembuatan kompos meningkat dari kurang menjadi baik setelah diberikan edukasi dan demonstrasi. Metode demonstrasi dinilai efektif karena peserta dapat melihat dan mempraktikkan langsung proses pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk menerapkan pengelolaan limbah rumah tangga yang baik sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat dan berkelanjutan.