Kualitas hidup penyandang disabilitas meliputi aspek kesehatan, kesejahteraan, aksesibilitas, dan peluang bersosialisasi, namun kelompok rentan ini masih menghadapi berbagai permasalahan seperti diskriminasi, stigma sosial, serta keterbatasan akses terhadap infrastruktur dan pekerjaan yang berdampak pada rendahnya kualitas hidup mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dialami penyandang disabilitas serta meningkatkan kesadaran dan pemberdayaan difabel melalui peran Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC) dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi FKDC di Desa Durajaya yang berfokus pada penciptaan lingkungan inklusif bagi difabel dan OYMPK mampu meningkatkan kemandirian, partisipasi sosial, serta meminimalisir diskriminasi melalui dukungan kampanye kesadaran, pengembangan ekonomi, dan regulasi pemerintah setempat. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa stigma sosial dan masalah psikologis seperti depresi yang dialami penyandang disabilitas maupun keluarganya, sehingga diperlukan kerja sama antara FKDC dan pemerintah untuk mewujudkan kesetaraan hak dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Katakunci: Intervensi sosial, kualitas hidup, penyandang disabilitas, forum komunikasi. The quality of life of persons with disabilities includes aspects of health, well-being, accessibility, and opportunities for social interaction. However, this vulnerable group still faces various challenges such as discrimination, social stigma, and limited access to infrastructure and employment opportunities, which ultimately affect their overall quality of life. Therefore, this study aims to identify the problems experienced by persons with disabilities and to raise awareness and empowerment through the role of the Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC) in improving their quality of life. This research employs a qualitative method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the interventions carried out by FKDC in Durajaya Village focus on creating an inclusive environment for persons with disabilities and OYMPK, which can enhance independence, increase social participation, and minimize discrimination through support in the form of awareness campaigns, economic development initiatives, and local government regulations. Nevertheless, several obstacles remain, including social stigma and psychological issues such as depression experienced by persons with disabilities and their families. Therefore, collaboration between FKDC and the government is necessary to create equality of rights and accessibility for persons with disabilities. Keyword: Social intervention, quality of life, people with disabilities, communication forum.