Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Pendidikan Kewirausahaan dan Nilai-Nilai Budaya Mandar terhadap Niat Kewirausahaan ( Studi Kasus Pada Program Studi Kewirausahaan ITBM Polman ) Nur Qadrianty; Muhammad Alwi; Resky Faradibah Suhab
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 5 No 2 (2025): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v5i2.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan dan nilai-nilai budaya Mandar terhadap niat kewirausahaan mahasiswa. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran perguruan tinggi dalam mencetak wirausahawan baru, mengingat Indonesia masih memerlukan jutaan pelaku usaha untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun pendidikan kewirausahaan telah diterapkan dalam kurikulum, hasilnya belum sepenuhnya mampu mendorong niat berwirausaha secara signifikan. Selain pendidikan, nilai-nilai budaya lokal juga diyakini turut memengaruhi pembentukan sikap kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 34 mahasiswa program studi kewirausahaan sebagai responden. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya Mandar berpengaruh signifikan terhadap niat kewirausahaan dengan koefisien regresi sebesar 0,886 dan kontribusi determinasi sebesar 89%. Sementara itu, pendidikan kewirausahaan memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam pendidikan kewirausahaan, khususnya nilai-nilai seperti kejujuran (le'ba), kerja keras (tappa’ dalle), dan kemandirian, yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Mandar. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kurikulum kewirausahaan berbasis budaya lokal guna menumbuhkan niat berwirausaha yang lebih kuat dan berkelanjutan di kalangan mahasiswa.