Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN INVESTASI SYARIAH DALAM PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR BERKELANJUTAN: Studi Sistematis Literatur Dan Rekomendasi Kebijakan Untuk Indonesia Nailul Marom; Asmito Asmito
Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/iltizam.v4i1.9704

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran investasi syariah dalam mendorong pengembangan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia serta mengidentifikasi hambatan dan peluang yang dihadapi oleh pelaku industri keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis (systematic literature review) berdasarkan protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Sampel terdiri dari 74 sumber primer yang mencakup jurnal ilmiah peer-reviewed, buku akademik, fatwa DSN-MUI, regulasi OJK, laporan institusi internasional, dan dokumen resmi pemerintah periode 2018–2025. Temuan menunjukkan bahwa instrumen investasi syariah—khususnya Sukuk, Green Sukuk, dan struktur pembiayaan berbasis akad Mudharabah, Musyarakah, dan Istisna—memiliki keselarasan intrinsik dengan prinsip pembangunan berkelanjutan tiga pilar (ekonomi, sosial, dan lingkungan). Data menunjukkan bahwa emisi Green Sukuk Indonesia mencapai USD 6,9 miliar pada 2022, menjadikannya pemimpin global dalam inovasi instrumen keuangan syariah ramah lingkungan. Namun, tantangan struktural seperti keterbatasan likuiditas pasar sekunder, rendahnya literasi investor ritel tentang produk infrastruktur syariah, fragmentasi standar fatwa lintas yurisdiksi, dan kebutuhan ekosistem pendukung regulatif menghambat optimalisasi potensi investasi syariah sebesar USD 3,3 triliun di kawasan Asia Tenggara (IIFM, 2023)
ANALISIS KOMPARATIF KETAHANAN SISTEM EKONOMI ISLAM DAN EKONOMI KONVENSIONAL DALAM MENGHADAPI RESESI EKONOMI GLOBAL Nailul Marom; Imro'atun Shoimah; Ummal Khoiriyah; Mawardi Mawardi
Al-Idarah Vol 7 No 2 (2026): Al-Idarah : Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/idarah.2026.v7i2.35-49

Abstract

Resesi ekonomi global merupakan fenomena yang berulang dan memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas perekonomian berbagai negara. Krisis keuangan, perlambatan pertumbuhan ekonomi, tekanan inflasi, dan konflik geopolitik menunjukkan bahwa sistem ekonomi sangat rentan terhadap berbagai guncangan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan ketahanan sistem ekonomi Islam dan sistem ekonomi konvensional dalam menghadapi resesi ekonomi global. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan komparatif melalui analisis berbagai literatur ilmiah, hasil penelitian terdahulu, laporan lembaga internasional, serta konsep-konsep teoritis yang berkaitan dengan ketahanan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ekonomi Islam memiliki sejumlah mekanisme yang berpotensi meningkatkan ketahanan ekonomi pada saat krisis, antara lain larangan riba, prinsip berbagi risiko, sistem bagi hasil, serta pemanfaatan instrumen keuangan sosial Islam seperti zakat, wakaf, dan sedekah. Sementara itu, sistem ekonomi konvensional lebih bertumpu pada mekanisme keuangan berbasis bunga dan ekspansi utang yang berpotensi meningkatkan kerentanan sistemik pada masa ketidakstabilan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem ekonomi Islam menawarkan kerangka ekonomi yang lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan sosial dalam menghadapi resesi ekonomi, meskipun efektivitasnya sangat bergantung pada implementasi kelembagaan yang optimal.