Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan efektivitas penggunaan immersive virtual reality (IVR) dalam pembelajaran biologi, khususnya dalam meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan mengacu pada alur PRISMA untuk memastikan proses identifikasi, penyaringan, dan seleksi artikel dilakukan secara sistematis dan transparan. Sumber data diperoleh dari database bereputasi internasional, yaitu Scopus dan Google Scholar, dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Dari 93 artikel yang teridentifikasi pada tahap awal, setelah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 15 artikel empiris yang relevan untuk dianalisis. Selain analisis isi, penelitian ini juga menerapkan analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer untuk memetakan hubungan antar kata kunci dan mengidentifikasi tren topik dalam kajian IVR pada pembelajaran biologi dan sains. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman konseptual (understanding) menjadi fokus utama penelitian, yang ditandai oleh posisinya sebagai simpul paling sentral dalam visualisasi jaringan. Mayoritas studi melaporkan bahwa IVR berbasis head-mounted display berkontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman konsep, terutama pada materi abstrak dan kompleks seperti struktur sel dan proses biologis mikroskopis. IVR juga terbukti meningkatkan keterlibatan belajar, motivasi, serta kebiasaan berpikir ilmiah. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh desain instruksional dan pengelolaan beban kognitif. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya perancangan IVR yang pedagogis agar hasil belajar konseptual dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.