Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Timbulan Sampah dan Faktor Risiko Lingkungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021-2024 Salsabila Syafni Aulia; Ratno Widoyo; Kamal Kasra3
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59279

Abstract

Timbulan sampah ditengarai menjadi breeding place nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penular penyakit demam berdarah (DBD). Tingginya angka timbulan sampah di duga dapat berpotensi meningkatnya kasus DBD. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan timbulan sampah dan faktor risiko lingkungan dengan kejadian DBD di Provinsi Sumatera Barat tahun 2021-2024. Desain studi ekologi digunakan untuk menjelaskan hubungan antara timbulan sampah dengan kejadian DBD pada tingkat kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021-2024. Variabel lain yang turut diteliti adalah temperatur, kelembapan, kecepatan angin dan curah hujan. Data diperoleh dari SIPSN Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan Provinsi dan NASA’s POWER. Pengolahan dan analisis data dilakukan melalui tahapan cleaning, editing, dan processing data. Analisis data menggunakan uji regresi poisson dengan batas signifikansi p < 0,05. Model faktor risiko terbaik dipilih berdasarkan model dengan nilai AIC terendah. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan timbulan sampah dengan kejadian  DBD. Variabel lain yang juga berhubungan dengan kejadian DBD adalah suhu, kecepatan angin dan curah hujan. Perlunya pengelolaan sampah dengan 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) di rumah tangga dalam menekan angka timbulan sampah dan pelaksanaan PSN yang berbasis indikator IKLIM untuk menekan perkembang biakan nyamuk.
THE RELATIONSHIP BETWEEN COMMUNITY BEHAVIOR IN WASTE MANAGEMENT AND THE INCIDENCE OF DENGUE HEMORRHAGIC FEVER IN INDONESIA: A SYSTEMATIC REVIEW : COMMUNITY BEHAVIOR IN WASTE MANAGEMENT Salsabila Syafni Aulia; Ratno Widoyo; Kamal Kasra
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 8 No. 1 (2026): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol8.Iss1/378

Abstract

Background: Trash containers can potentially serve as breeding sites for mosquitoes that transmit dengue hemorrhagic fever. This study aims to examine the relationship between community waste management practices and the incidence of dengue hemorrhagic fever in Indonesia. Methods: A systematic review was conducted using the PRISMA approach on articles published between 2020 and 2025. Literature searches were performed using the PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar databases, yielding five articles that met the inclusion criteria. Results: The findings indicate a significant association between community behavior in waste management and the incidence of dengue hemorrhagic fever. Communities that do not implement proper waste management practices are at a higher risk of developing dengue fever compared to those that do. Conclusion: Therefore, the application of the 3R principles (Reduce, Reuse, and Recycle) is strongly recommended to minimize potential breeding sites for Aedes aegypti mosquitoes.