This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Diki Tri Bagus Dermawan
KRI Basmalah Medika, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Apakah Periodontitis Merupakan Faktor Risiko Kausal Terhadap Luaran Kehamilan yang Merugikan? Tinjauan Sistematis, Meta-Analisis, dan Evaluasi Bradford Hill (2000–2026) Lailatul Evinanta Pertiwi; Diki Tri Bagus Dermawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60557

Abstract

Periodontitis merupakan penyakit inflamasi kronis yang tidak hanya berdampak pada kesehatan rongga mulut, tetapi juga berpotensi memengaruhi kesehatan sistemik, termasuk luaran kehamilan. Berbagai penelitian menunjukkan adanya hubungan antara periodontitis maternal dengan komplikasi kehamilan seperti preeklampsia, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan diabetes melitus gestasional. Namun, perbedaan hasil penelitian dan variasi metodologis masih memerlukan evaluasi yang lebih komprehensif. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara periodontitis maternal dan luaran kehamilan yang merugikan serta mengevaluasi kekuatan bukti kausal melalui pendekatan systematic review, meta-analysis, analisis Bradford Hill, dan triangulasi bukti. Penelitian ini menggunakan desain systematic review dengan pendekatan triangulasi metodologis. Sebanyak 72 studi yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis, terdiri atas 52 studi untuk analytic review dan 40 studi untuk meta-analysis serta analisis Bradford Hill. Meta-analisis dilakukan menggunakan model random-effects dengan evaluasi heterogenitas, publication bias, meta-regression, dan sensitivity analysis. Hasil metaanalisis menunjukkan bahwa periodontitis maternal berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko luaran kehamilan yang merugikan (OR ≈ 1,65). Heterogenitas studi tergolong tinggi (I² ≈ 72%; p < 0,001), namun hubungan tetap signifikan setelah koreksi publication bias dan sensitivity analysis. Asosiasi terkuat ditemukan pada preeklampsia (OR 2,5–3,5), diikuti kelahiran prematur (OR 1,8–2,7) dan berat badan lahir rendah (OR 1,5–2,0). Analisis Bradford Hill menunjukkan terpenuhinya sebagian besar kriteria kausalitas, didukung oleh mekanisme biologis berupa translokasi bakteri periodontal, inflamasi sistemik, dan disfungsi plasenta.