Aida Isnainiyah
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Literasi Kesehatan Digital Terhadap Intensitas Pemindaian QR Code Buku Kia Pada Ibu Hamil: Literature Review Aida Isnainiyah; Nur Azizah Indriastuti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60709

Abstract

Angka kematian maternal dan neonatal masih menjadi tantangan kesehatan yang signifikan di Indonesia. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan instrumen krusial dalam pemantauan kesehatan, namun pemanfaatannya belum optimal. Digitalisasi melalui QR Code berpotensi meningkatkan efektivitas pemantauan, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada tingkat literasi kesehatan digital ibu hamil dan tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh literasi kesehatan digital terhadap intensitas pemindaian QR Code Buku KIA pada ibu hamil berdasarkan tinjauan literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada basis data nasional dan internasional dengan rentang waktu 2022-2026. Hasil pencarian mengidentifikasi 22 studi yang memenuhi kriteria inklusi. Temuan utama menunjukkan bahwa literasi kesehatan digital adalah determinan perilaku yang kuat; ibu dengan literasi digital yang tinggi lebih proaktif dan intensif menggunakan teknologi kesehatan. Kendala utama dalam adopsi Buku KIA digital meliputi rendahnya keterampilan digital, beban informasi berlebih, dan keterbatasan infrastruktur. Kesimpulannya, literasi kesehatan digital berkorelasi positif dengan kesiapan persalinan dan kemandirian deteksi dini. Peningkatan edukasi literasi digital secara kontekstual dibutuhkan untuk mengoptimalkan intervensi kesehatan berbasis QR Code.
Hubungan Pemanfaatan Buku Kia dengan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Perawatan Kehamilan: Literature Review Aida Isnainiyah; Nur Azizah Indriastuti
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 9 (2026): Volume 8 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i9.26862

Abstract

ABSTRACT The Maternal and Child Health (MCH) Handbook is an educational and health recording tool that plays a vital role in improving pregnant women's knowledge. However, its suboptimal utilization in the community potentially affects their understanding of antenatal care. This study aimed to explain the relationship between the utilization of the MCH Handbook and pregnant women's knowledge of antenatal care. This study employed a literature review method by selecting articles from various sources using the PICO technique. The inclusion criteria were full-text articles published within the last 5 years (2022–2026), written in Indonesian or English, and discussing the utilization of the MCH Handbook and pregnant women's knowledge of antenatal care. Based on the article analysis, it was concluded that there is a relationship between the utilization of the MCH Handbook and pregnant women's knowledge of antenatal care. Pregnant women who optimally utilize the MCH Handbook tend to have better knowledge related to antenatal care and complication prevention. It is recommended that health workers improve education and assistance regarding the handbook's utilization. Keywords: Utilization of The Maternal and Child Health (MCH) Handbook, Pregnant Women's Knowledge of Antenatal Care.  ABSTRAK Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan media edukasi dan pencatatan kesehatan yang berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Namun, pemanfaatan Buku KIA di masyarakat yang belum sepenuhnya optimal berpotensi memengaruhi tingkat pemahaman ibu hamil mengenai perawatan kehamilannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan pemanfaatan Buku KIA dengan pengetahuan ibu hamil tentang perawatan kehamilan. Metode yang digunakan yaitu literature review dengan menyeleksi artikel dari berbagai sumber menggunakan teknik PICO. Kriteria inklusi meliputi artikel terpublikasi maksimal 5 tahun terakhir (2022–2026), full text, menggunakan bahasa Indonesia atau Inggris, serta membahas topik terkait. Berdasarkan hasil analisis artikel, disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pemanfaatan Buku KIA dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perawatan kehamilan. Ibu hamil yang memanfaatkan Buku KIA secara optimal cenderung memiliki pengetahuan yang lebih baik terkait perawatan kehamilan dan pencegahan komplikasi. Tenaga kesehatan diharapkan dapat terus meningkatkan edukasi dan pendampingan pemanfaatan buku ini. Kata Kunci: Pemanfaatan Buku KIA, Pengetahuan Ibu Hamil tentang Perawatan Kehamilan.