Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Sampah Desa Sungai Langka Suci Wulandari; Mikha Hanatasya Br Sitepu; Aulia Annas Mufti
Dampak Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.23.1.1-12.2026

Abstract

Pertumbuhan populasi global yang meningkat menyebabkan tantangan serius dalam pengelolaan sampah, termasuk di Indonesia dengan timbulan sampah mencapai 38,2 juta ton per tahun, dan lebih dari sepertiga belum terkelola dengan baik. Penelitian di Desa Sungai Langka di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, menganalisis kondisi eksisting pengelolaan sampah melalui lima aspek yakni aspek teknis operasional, peran serta masyarakat, pembiayaan, hukum dan peraturan, serta kelembagaan. Melalui hasil analisis tersebut, selanjutnya dilakukan evaluasi pengelolaan sampahnya dan merumuskan strategi untuk meningkatkan pengelolaan sampah. Metode pengambilan data yang digunakan meliputi observasi, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Sungai Langka masih memiliki beberapa catatan dalam aspek teknis operasional pengelolaan sampah diantaranya pewadahan sampah belum standar, pemilahan masih rendah (24%), pengolahan sumber sangat minim (7,4%), layanan pengangkutan sampah masih rendah (16,8%), dan belum ada sarana dan infrastuktur pengelolaan sampah (TPS). Dari penilaian lima aspek pengelolaan sampah, aspek kelembagaan & teknis operasional termasuk “cukup”, sementara pembiayaan dan hukum “buruk”, serta partisipasi masyarakat “buruk sekali”. Berdasarkan analisis SWOT diperoleh hasil pada kuadran III. Kuadran III berfokus pada memanfaatkan peluang eksternal untuk mengatasi kelemahan internal. Strategi yang dilakukan adalah edukasi yang kontinyu terkait pengelolaan sampah di acara-acara kemasyarakatan, membuat peraturan desatentang pengelolaan sampah berbasis sumber dan retribusi. Aspek teknis operasional dapat ditingkatkan melalui menjalin kemitraan dengan pihak ekternal potensial untuk mendapatkan dukungan sarana dan prasarana persampahan. Aspek kelembagaan dapat dikuatkan dengan optimalisasi bank sampah Mawar Indah atau pembentukan kelembagaan yang resmi dan terstruktur di bidang pengelolaan sampah desa.
Analysis of Solid Waste Generation, Composition, and Economic Potential Using Cost-Benefit Analysis Method Shintia Nur Asiah; Suci Wulandari; Aulia Annas Mufti; Andika Munandar; Nabila Putriyandri Alifa; Alien Abi Bianasari
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 23, No 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v0i0.%p

Abstract

The Natar market is experiencing an increase in solid waste generation that has not been resolved optimally due to inadequate Temporary Waste Storage Site facilities and a lack of awareness, causing waste accumulation and the transfer of problems to the landfill. This study aimed to analyze solid waste generation and composition based on SNI 19-3964-1994 and to assess the economic potential of recycled waste and the cost-benefit analysis for organic waste processing. The amount of waste produced at the Natar Market was 884.45 kg per day and 7,902.33 liters per day. The composition of solid waste is dominated by organic waste (87.34 %), Low-Density Polyethylene plastic (8.70 %), paper/cardboard (2.14 %), Polyethylene Terephthalate plastic (1.27 %), and other types of waste less than 1%. The selected waste processing alternative was the Black Soldier Fly technology, with a scoring and weighting result of 418 points. Recycled waste has the potential to generate an economic value of IDR 2,151,796.50. The cost-benefit analysis shows that Black Soldier technology is feasible to implement with a Net Present Value of IDR 497,543,239.61, an Internal Rate of Return of 12%, and a Benefit Cost Ratio of 1.017.