Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap resiliensi akademik siswa SMP pada era media sosial. Meskipun sejumlah penelitian sebelumnya telah mengkaji hubungan antara kecerdasan emosional, dukungan sosial, dan resiliensi akademik, kajian yang secara spesifik mengintegrasikan kedua variabel prediktor tersebut dalam konteks tantangan pembelajaran di era media sosial pada siswa tingkat SMP masih terbatas. Selain itu, sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada jenjang pendidikan menengah atas atau mahasiswa, sehingga diperlukan kajian empiris pada konteks SMP sebagai kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh media sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian adalah siswa SMP Negeri 1 Sukamulia, dengan jumlah sampel 152 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala kecerdasan emosional, skala dukungan sosial, dan skala resiliensi akademik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki kontribusi terhadap resiliensi akademik (β = 0,45; p < 0,05), begitupun dengan dukungan sosial memberikan kontribusi terhadap resiliensi akademik (β = 0,38; p < 0,05). Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 48% terhadap variansi resiliensi akademik siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan kecerdasan emosional dan dukungan sosial sangat penting untuk meningkatkan daya tahan akademik siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era media sosial.