Kurbandi Satpatmantya Budi Rochayata
Program studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pelita Bangsa, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Sosio-Teknis di Lini Perakitan: Studi Kondisi Nyata Hambatan Implementasi Lean Manufacturing pada Industri Otomotif di Bekasi Kurbandi Satpatmantya Budi Rochayata; Wening Ken Widodasih
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2314

Abstract

Lean Manufacturing telah menjadi paradigma utama dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing industri otomotif global. Namun, di Indonesia, khususnya di kawasan industri Bekasi, terdapat kesenjangan signifikan antara keberhasilan teknis dan realitas operasional. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika sosiokultural yang menghambat efektivitas implementasi Lean melalui pendekatan kualitatif dengan perspektif kondisi nyata (real-condition approach). Melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap 12 informan dari berbagai level posisi, ditemukan bahwa hambatan utama bukanlah ketersediaan alat teknis, melainkan faktor manusia dan budaya kerja lokal.Hasil penelitian mengidentifikasi lima temuan kritis: (1) praktik Hidden Work in Process (WIP) sebagai strategi adaptif pekerja; (2) fenomena Silent Andon yang dipicu oleh budaya "sungkan" dan hierarki kekuasaan; (3) resistensi pasif terhadap standarisasi akibat kekhawatiran pengurangan upah lembur; (4) rendahnya keamanan psikologis yang mendorong penyembunyian cacat; dan (5) dominasi kepemimpinan supervisor yang bersifat represif. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek budaya lokal sering kali berbenturan dengan prinsip Lean yang menuntut transparansi total. Penelitian menyimpulkan bahwa kegagalan Lean berakar pada ketidakmampuan organisasi mengelola transisi sosiokultural. Studi ini merekomendasikan pergeseran gaya kepemimpinan menuju pendekatan coaching dan pembangunan lingkungan kerja yang aman secara psikologis sebagai fondasi mutlak keberlanjutan Lean Manufacturing di Indonesia.