Nur Aini
Institut Kesehatan Helvetia Medan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Perawat Menggunakan Studi Analitik Cross Sectional di Klinik Buin Batu PT Aman Mineral RS. Siloam Nur Aini
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2335

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja adalah suatu keadaan dalam pekerjaan yang sehat dan aman, baik itu bagi pekerjanya, maupun bagi pasien/masyarakat dan lingkungan sekitar. Berdasarkan data WHO, dari 11 negara anggota kawasan Asia Selatan dan Tenggara dengan jumlah penduduk sekitar 1,5 miliar jiwa, tercatat angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja mencapai 22,5 juta dan 699.000 kematian. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik  dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Klinik Buin Batu PT. Amman Mineral RS. Siloam Nusa Tenggara pada tahun 2025 pada populasi sejumlah 62 orang. Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwa terdapat pengaruh sikap, keyakinan, persepsi, tindakan, kebijakan, SPO, dan kepemimpinan dengan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (P value 0,000), serta hasil yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh variabel pengetahuan dengan penerapan keselamatan kerja perawat (P value 0,078). Dari semua variabel dependen yang berpengaruh, variabel yang paling dominan mempengaruhi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja adalah tindakan dengan nilai Exp(B) atau Odd Ratio tertinggi yaitu 9.023. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sikap, keyakinan, persepsi, tindakan, kebijakan, SPO, dan kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap penerapan SMK3. Sikap positif dan keyakinan yang kuat membentuk motivasi, persepsi yang baik meningkatkan kesadaran risiko, tindakan mencerminkan kepatuhan langsung terhadap prosedur, kebijakan, SPO, dan kepemimpinan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk penerapan SMK3 secara optimal. Saran bagi Klinik Buin Batu PT. Amman Mineral RS. Siloam Nusa Tenggara adalah dapat memberikan peningkatkan terhadap pelatihan, komunikasi yang lebih baik, atau perbaikan prosedur K3 yang lebih mudah diikuti, serta melakukan observasi dan evaluasi terstruktur terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.